«

»

Ada Wacana Toba Samosir Diganti Menjadi Kabupaten Toba

300 Pengurus FKMT Tobasa Dikukuhkan

Tobasamosir-ORBIT: Tokoh masyarakat Batak Letjen (Purn) Dr TB. Silalahi sangat kagum adanya Forum Komunikasi Masyarakat Toba (FKMT). Karena tujuannya sangat baik, yakni memberdayakan masyarakat bekerjasama dengan pemerintah demi suatu kemajuan pembangunan di daerah ini.

Pelantikan PKMT ini menurut TB, sepertinya tidak kalah besarnya dengan pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat yang dipimpin Bupati Tobasamosir beberapa bulan lalu.

Demikian sambutan Tokoh Masyarakat Letjen (Purn) Dr TB Silalahi pada pelantikan pengurus FKMT Kabupaten Tobasamosir periode 2011-2014 , Minggu (02/10), di Lapangan Sisingamangaraja XII Balige. Ada 300 orang pengurus dan anggota membanjiri lapangan tersebut.

Yang mendanai makanan dan kebutuhan pelantikan ini murni anak rantau. Sedangkan pelantikan PD beberapa bulan yang lalu dengan dana partai dan Bupati, kata Pak TB seraya menghadirkan Parni Simanjuntak perantau Tobasa di Jakarta.

Ingin Masyarakat Cerdas

“Kalau forum ini betul-betul berjalan baik dan besar, tanah lapang SM Raja XII ini akan diisi FKTM yang besar dan saya pun bangga dan masuk menjadi anggota,” katanya.

TB. Silalahi juga mengaku ada mendengar rumor miring tentang dirinya dan Raya Siahaan masuk dalam FKMT. Namun rumor itu ditepisnya. “Forum ini bukan wadah untuk menunjukkan ‘Power’ dan bukan juga untuk mendapatkan proyek.

Forum ini pastinya mengkritik namun sehat. Saya menginginkan masyarakat Bona Pasogit menjadi masyarakat yang cerdas, kata Letjen (Purn) TB. Silalahi.

Para anak rantau yang mengukuhkan FKMT Kabupaten Tobasa diantaranya: Raya Siahaan SH, Letjen (Purn) TB. Silalahi, Parni Simanjuntak, Hakim Siahaan, Budi Napitupulu, Saint Sianipar, SH, Margomgom Napitupulu, Ir. Godlief Napitupulu, Tambun Napitupulu dan Jumongkas Hutagaol.

Meningkatkan Pembangunan

Ketua FKMT Kabupaten Toba Samosir Sahala Tambunan dalam sambutan tertulisnya mengatakan, tujuan utama organisasi itu, untuk menumbuh kembangkan semangat juang dan kebersamaan yang kokoh demi satu tujuan bersama, mewujudkan peningkatan dan pemerataan pembangunan di berbagai sektor.

Ketua Dewan Pembina FKMT Tobasa Binahar Napitupulu berharap kepada seluruh anak rantau, kiranya tidak pernah lupa dengan Bona Pasogit dan tidak pernah bosan-bosannya untuk memberikan dan berperan aktif untuk memajukan daerah ini.

”Kami berharap, kiranya para anak rantau, jangan pernah bosan dan mengeluh untuk mendengarkan apalagi membiarkan dengan tidak menyikapi keluhan kami yang ada di Bona Pasogit ini, demi tujuan bersama yakni demi kemajuan pembangunan daerah kita ini,” kata Binahar Napitupulu.

Diakuinya, keikutsertaan anak rantau untuk meningkatkan kemajuan suatu daerah, memiliki pengaruh yang sangat besar. Di Kabupaten Toba Samosir ini, Kata Binahar, banyak hal dan juga peluang yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pembangunan sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di acara pengukuhan ini, Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyempatkan diri hadir padahal sedang mengikuti Lemhanas di Jakarta. Dia mengatakan untuk membangun organisasi kemasyarakatan seperti halnya Forum Komunikasi Masyarakat Toba ini, bukanlah pekerjaan mudah.

“Satu hal jangan lupa, untuk mempertahankan dan mengembangkan organisasi, itu yang lebih sulit,” kata Bupati.
Diharapkannya, agar pengurus dan anggota Forum Komunikasi Masyarakat Toba Kabupaten Tobasa ini dapat menyesuaikan diri dengan kebijakan pubik. Karna, sangat sulit bagi sebuah organisasi kemasyarakatan untuk berkembang maju, apabila gerakannya diluar aturan dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ganti Nama Kabupaten

Para perantau yang hadir melalui Raya Siahaan SH yang kini tinggal Jakarta menyampaikan dengan berdirinya FKMT ini di kabupaten Tobasa diharapkan pembangunan di Tobasa pun harus semakin maju dan juga masyarakat dapat semakin sejahtera.

Secara khusus dititipkannya kepada Ketua DPRD Tobasa Sahat Panjaitan yang hadir di acara itu, agar kiranya nama kabupaten Toba Samosir diganti saja menjadi Kabupaten Toba.

Karena menurutnya, agak tumpang tindih perkataan nama Kabupaten Tobasamosir dan Kabupaten Samosir. Sehingga tidak jelas perkataan dan sebutan nama tersebut.

“Kadangkala di perantauan serasa ada persamaan kata kedua Kabupaten pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara itu. Agar jelas alamatnya, kita sebutlah namanya Kabupaten Toba dan Kabupaten Samosir,jadi nama itu jelas,” kata Raya Siahaan SH. (Od-lon)

Leave a Reply