«

»

Akreditasi 19 Prodi UISU Kadaluarsa

UISU Jalan SM Raja/ Harian Orbit

UISU Jalan SM Raja/ Harian Orbit

 

Medan-ORBIT: Status akreditasi menjadi salahsatu parameter menggambarkan kredibilitas sebuah program studi (prodi) di salahsatu perguruan tinggi. Namun, masih banyak prodi di perguruan tinggi swasta (PTS) yang sudah tak berlaku lahi alias kadaluarsa.

Informasi dihimpun Harian Orbit, Rabu (3/4), Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) terindikasi memiliki 19 prodi yang masa akreditasinya sudah kadaluarsa.

Ada Prodi di UISU yang sudah hampir 12 tahun tidak pernah diurus. Parahnya, prodi tersebut justeru masih melakukan proses belajar mengajar, sebagaimana dilansir website Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT www.ban-pt.kemendiknas.go.id.

Prodi Hubungan Masyarakat UISU berakhir 12 Juni 2007 dan belum diperpanjang. Begitu juga Ilmu administrasi Negara berakhir 20 Agustus 2008.

Kemudian Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (ISEP) berakhir 23 Juni 2010. Ilmu Hama Penyakit Tumbuhan berakhir 2 Juli 2009. Ilmu Hukum berakhir 26 Januari 2011 dan Ilmu Tanah berakhir 13 oktober 2010.

Ilmu Kedokteran berakhir 25 Agustus 2012. Ilmu Manajemen berakhir 18 Januari 2013. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia berakhir 13 januari 2009.

Pendidikan Biologi berakhir 26 Mei 2012, PPKn berahkir 23 Agustus 2009. Prodi Ilmu Sejarah berakhir 12 Juni 2005 dan Pendidikan Agama berakhir 21 Desember 2001.

Juga ada ilmu Sosial Ekonomi Pertanian yang berakhir 22 Desember 2010. Imu Elektro berakhir 17 November 2010. Teknik Industri berakhir 16 April 2009. Teknik Mesin berakhir 13 Oktober 2013 dan Teknologi Hasil Pertanian berakhir 13 januari 2010.

Kepala Bagian Humas UISU Al-Munawarrah Jalan SM Raja M Iqbal kepada Harian Orbit, Rabu (3/4) mengakui banyaknya prodi yang kadaluarsa di kampus itu. Namun keseluruhan proses akreditasi masing-masing program studi sedang diajukan.

“Semua sudah kami usulkan ke Dirjen Dikti di Jakarta namun hingga hari ini Dirjen Dikti belum mengeluarkannya,” jelas Iqbal. Saat disinggung adanya prodi yang kadaluarsa selama hampir 12 tahun, lagi-lagi Iqbal menjelaskan semua sudah diusulkan ke Dirjen Dikti.

“Terakhir, kami mengirim berkas ke Jakarta tahun 2011 yang lalu,” jelas Iqbal.

 

Berizin dan Terakreditasi

Terpisah UISU Al-Manar Jalan Karya Bakti Johor melalui Humas Drs Almatsyah MAP mengakui, UISU Al-Manar belum mendapatkan akreditasi Prodi. Menurutnya, Dirjen Dikti tidak mempunyai dana melaksanakan monitoring ke lapangan.

Dijelaskan, UISU Almanar mempunyai 9 fakultas dan 27 Program Studi. Dia juga membenarkan 19 program studi yang akreditasinya kadaluarsa.

Namun kata Almatsyah, pihaknya sudah mengirimkan data-data ke Dirjen Dikti Agustus 2012 yang lalu. Namun hingga saat ini belum keluar juga.

Menyikapi hal itu, Kepala Kopertis Wilayah I Sumut-NAD, Prof Dian Armanto PhD secara sinis berkomentar. “PTS yang baik, benar dan bagus adalah jika memiliki Prodi yang berizin dan terakreditasi,” pesannya singkat. Om-24

1 ping

  1. phillip

    .

    ñïñ.

Leave a Reply