• Nasdaq :3591.029+33.993 - +0.96%
  • UK Main Index :6681.70-21.30 - -0.32%
  • Australian All Ords :5515.500+13.300 - +0.24%
  • Australian 200 :5531.000+13.200 - +0.24%
  • AUS VS USD :0.9269
  • USD VS JPY :102.275
  • USD VS IDR :11622.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Audit BPKP Tentukan Penahanan Ketua DPRD Nisel

Medan-ORBIT: Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak beberapa bulan lalu, Ketua DPRD Nias Selatan Effendi alias Seng Hian hingga kini masih menghirup udara segar.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumut yang menetapkan Effenfdi dalam indikasi korupsi pembangunan lanjutan rumah dinas dan kantor Bupati Nisel itu pun membenarkan belum menahan yang bersangkutan.

Menurut penuturan Kasi Penkum Humas Kejati Sumut, Chandra Purnama kepada Orbit Digital (12/9), keputusan ditahannya atau tidak tersangka akan diputuskan setelah keluarnya hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat.

“Saat ini tim penyidik sudah melayangkan surat koordinasi untuk dilakukan audit ke BPKP Pusat, nah jika sudah keluar hasilnya akan diputuskan status penahanan tersangka,” katanya.

Disinggung soal pemeriksaan saksi-saksi lainnya, Chandra mengatakan sudah selesai dilakukan.

“Saksinya sudah selesai diperiksa semua, saat ini sudah dalam tahap pemberkasan,” jelas dia.

Ketua DPRD Nisel Effendi alias Seng Hian ditetapkan sebagai tersangka sejak 26 Maret 2013 lalu, dengan sprindik No: print – 14/N.2/fd.1/03/2013.

Dugaan korupsi pembangunan lanjutan rumah dinas, kantor bupati dan jamborai, serta pembebasan tanah yang berasal dari APBD 2007-2010 itu, dengan total pengerjaan sebesar Rp4,4 miliar.

 

Laporan|Marwina Sannova

Editor| M Asril

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login