bennerorbit

«

»

BBM Naik, Rakyat Pasti Sengsara

P Sidimpuan-ORBIT: Ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Tapsel-Padangsidimpuan Kobol Nasution menilai, jika pemerintah ngotot menaikkan harga minyak (BBM) dipastikan rakyat akan sengsara. Tidak ada logikanya jika harga BBM dinaikkan justru akan mensejahterakan rakyat.

Berbicara kepada Harian Orbit di Padangsidimpuan Rabu (21/3) petang, menanggapi rencana konyol pemerintah untuk menaikkan harga BBM mulai 1 April mendatang, Kobol mengatakan dengan tegas bahwa PMII Cabang Tapsel-Padangsidimpuan menolak kebijakan tersebut.

“Jika harga BBM benar-benar dinaikkan, dipastikan akan membuat rakyat semakin sengsara dan menderita. Jadi tidak ada logikanya jika harga BBM dinaikkan justru akan mensejahterakan rakyat, tetapi yang ada adalah jika harga BBM dinaikkan rakyat justru semakin sengsara dan menderita,” tegas Kobol yang baru saja menyelesaikan studynya di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Padangsidimpuan itu.

Dikatakan, kondisi kehidupan masyarakat sekarang ini sudah semakin terpuruk, seharusnya pemerintah tidak ngotot dan memaksakan kehendak sampai mengambil kebijakan yakni menaikkan harga BBM. Karena kebijakan menaikkan harga BBM merupakan kebijakan yang akan membuat rakyat menjadi korban.

Harapan masyarakat, pemerintah dituntut untuk mencari solusi lain yang tidak mempengaruhi kehidupan rakyat bawah. Misalnya tidak memberikan BBM bersubsidi kepada pemilik mobil mewah dari berbagai jenisnya dan tidak pandang bulu siapa pemilik mobil tersebut.

“Sebagai payung hukumnya perlu dibuat sebuah Undang-undang atau Peraturan Pemerintah atau sejenisnya. Dengan begitu pemiliki mobil yang bukan kategori mobil mewah sampai pemilik kenderaan roda dua dan roda tiga serta bus angkutan umum otomatis sebagai pemakai BBM bersubsidi,” kata Nasution.

Kobol Nasution mengemukakan, jika pemerintah tetap memaksakan kehendaknya menaikkan harga BBM jelas rakyat akan menjadi korban, sementara BBM bersubsidi lebih banyak jatuh ke pihak pemilik kenderaan mewah dan akhirnya pihak yang terakhir ini yang mendapat subsidi bukan rakyat nantinya. Od-77

Leave a Reply