«

»

Beredar SP2HP, Jhonny Allen Marbun Tersangka

FOTO 5

 

KASUS dugaan korupsi Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Jhonny Allen Marbun (foto), terungkit lagi. Kali ini, secarik kertas Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang membeberkan status tersangka Johnny Allen Marbun beredar di antara wartawan DPR Senayan.

Informasi dihimpun Selasa (21/5) Jhonny Allen diduga terlibat penggelembungan anggaran harga makam untuk pembelian tanah di Tempat Pemakaman Umum Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Surat berkop Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya itu bernomor B/253/IV/2013/Ditreskrimum dengan tanggal 7 Mei 2013.

Surat ditujukan kepada Selestinus Ola. Dia adalah mantan ajudan Jhonny Allen yang melaporkan dan menyerahkan dokumen kepada Komisi Pemberantasan Korupsi tentang dugaan korupsi pembebasan tanah makam Pondok Rangon.

Jhonny Allen diduga memborong tanah dan menjualnya kembali ke Pemda DKI Jakarta, dan mendapat untung bersih Rp 11 miliar dari 35.344 meter persegi lahan yang dibebaskan.

Dalam surat tersebut, dikatakan Polda telah memeriksa delapan saksi termasuk Selestinus sebagai pelapor. Dan Jhonny Allen akan dipanggil sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan sejumlah tanah. Dia dijerat dengan Pasal 372 KUHP dengan acaman hukuman penjara selama empat tahun.

Polda juga telah memeriksa alat bukti berupa fotokopi surat tanah milik pelapor dan beberapa orang lainnya.

Surat SP2HP menyebutkan perkembangan hasil penyidikan telah disampaikan kepada pelapor melalui website reskrimum Polda Metro dan dikirimkan ke alamat pelapor lewat kantor pos. rmol

Leave a Reply