• Nasdaq :3588.805+28.857 - +0.81%
  • UK Main Index :6672.96-8.80 - -0.13%
  • Australian All Ords :5502.200+35.100 - +0.64%
  • Australian 200 :5517.800+38.500 - +0.70%
  • AUS VS USD :0.9287
  • USD VS JPY :102.255
  • USD VS IDR :11630.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Camat Kualuh Hilir Diduga “Pungli” Kades

Terkait Penyalahgunaan ADD

Elemen masyarakat menyebutkan dalam laporannya, Camat Kualuh Hilir terbitkan surat edaran tertanggal 11 November 2011, kepada seluruh kepala desa/Kelurahan Kualuh hilir, diwajibkan melunasi tunggakan PBB + pungutan liar  (pungli) yang bersumber dari ADD.

Labura-ORBIT: Terkait penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) TA 2011 yang diterima para kepala desa se- Kecamatan Kualuh Hilir, Labuhanbatu Utara (Labura) November lalu menuai masalah.

Hal ini sesuai dengan surat laporan resmi, Lembaga Independen Pemuda Indonesia (LSM – LIPI) kepada Bupati Labura H. Kharuddinsyah Sitorus SE No.20/LSM-LIPI/KII/2011) tertanggal 19 Desember 2011.

Isi laporannya sesuai dengan hasil temuan tim investigasi LSM-LIPI Kabupaten Labuhanbatu Utara, diduga telah terjadi penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Camat Kualuh Hilir Ali Imran SIP.

Dugaan penyalahgunaan dilakukan oknum pejabat tersebut diantaranya, memaksakan para kepala desa untuk melunasi tunggakan PBB Tahun 2011, yang diambil dari Alokasi Dana Desa (ADD) 2011.

Selain itu memaksakan para kepala desa untuk memberikan upeti kepada oknum pejabat (camat) sebesar 5% dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang telah diterima para kades November 2011 lalu.

 

Dugaan Pungli

Berdasarkan informasi diterima, tunggakan PBB 2011 yang wajib dilunasi desa/kelurahan tersebut masing-masing Desa Kuala Bangka Tunggakan PBB-nya Rp10.920.523, ditambah biaya kecamatan Rp9.200.000, maka jumlah setoran wajib = Rp20.120.523. Desa Sungai Sentang tunggakan PBB-nya Rp20.421.861, ditambah biaya Kecamatan Rp8.900.000 sehingga jumlah setoran wajib = Rp29.321.861.

Desa Teluk Piai Tunggakan PBB-nya Rp1.309.900 ditambah biaya Kecamatan Rp.9.000.000, jumlah setoran wajib =Rp 10.309.900. Desa Tanjung Mangedar tunggakan PBB-nya Rp 20.783.228 ditambah biaya kecamatan Rp9.400.000 setoran wajib =Rp 30.253.417. Desa Teluk Binjai tunggakan PBB-nya Rp17.796.511, ditambah biaya kecamatan Rp 8.800.000 jumlah setoran wajib = Rp 26.678.050.

Desa Sungai Apung tunggakan PBB-nya Rp11.236.124 ditambah biaya kecamatan Rp 8.900.000, jumlah setoran wajib = Rp20.136.124, sedangkan Kelurahan Kampung Mesjid Tunggakan PBB nya hanya Rp. 6.350.245, sementara biaya Kecamatan tidak ada pungutan.

Seharusnya jumlah dana tunggakan PBB 2011 ke 6 desa itu, ditambah satu kelurahan yang diwajibkan Camat Kualuh Hilir melalui pemotongan dana dari ADD TA.20111 Rp88.818.395, sedangkan biaya tambahan setoran dugaan “pungli” sebanyak Rp54.200.000, tertera jelas dalam surat edaran tersebut, yang ditandatangani Camat Kualuh Hilir pada 11 November 2011 lalu.

 

Dipanggil Sekda

Kepala Desa Kuala Bangka Rusman Tanjung yang dikonfirmasi Harian ORBIT, Selasa (3/1) lewat selulernya, terkait surat edaran perintah Kecamatan Kualuh Hilir, seluruh kepala desa wajib melunasi tunggakan PBB melalui dana ADD TA.2011 mengatakan, pihaknya membantah pembayaran PBB dari dana ADD itu, namun melunasi PBB dipenghujung tahun 2011 ada, bukan melalui dana ADD itu, ujarnya.

Sebab, dalam draf ADD itu sendiri lanjut Rusman, dana ADD yang diterimanya sebanyak Rp 184.000.000, sudah mempunyai Pos – pos tersendiri, 30% dana oprasional perangkat desa dan 30% dana pemberdayaan fisik, jelasnya.

Jadi, mengenai potongan yang 5% di kecamatan tidak ada dalam draf ADD itu. “Rugi kali saya membayar itu, sementara tidak ada perjanjian dengan kecamatan potongan 5% sebelumnya, kalaupun ada informasi beredar pemotongan tersebut, itu tidak ada saya bayar,” katanya.

Dikatakan Rusman, sebelum tahun baru kemarin mengakui pihaknya bersama Kades Teluk Binjai Sambas Asman Tanjung dan Kades Sei Apung Marben Manik Kecamatan Kualuh hjlir, dipanggil Pak Puddin, pegawai Kecamatan Kualuh Hilir via seluler, guna menghadap Sekda Labura H.Amran Matondang SH MM, pungkasnya. Od-88

facebook twitter

Comments are closed