• Nasdaq :3534.532+1.446 - +0.04%
  • UK Main Index :6625.25+41.08 - +0.62%
  • Australian All Ords :5444.800+32.200 - +0.59%
  • Australian 200 :5454.200+33.900 - +0.63%
  • AUS VS USD :0.9327
  • USD VS JPY :102.425
  • USD VS IDR :11420.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Dana BOS 500 Juta di SMPN 1 Siborong-borong Tak Transparan

Tarutung-ORBIT: Setiap birokrat yang menggunakan uang Negara harus transparan dalam hal pengalokasian uang, namun aneh yang terjadi di SMPN 1 Siborong-borong, penggunaan dana BOS yang notabene adalah uang yang bersumber dari APBN di tengarai tidak transparan,

Sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Undang-Undang RI Nomor 25 Tahun 2009 Tentang pelayanan public, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara Yang bersih Dan Bebas dari Korupsi, Kolusi nan Nepotisme.

Selain itu Undang-Undang Republik Indonesia Nomor:31 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor : 71 Tahun 2000 tentang tata pelaksanaan Peran serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, oknum pimpinan di sekolah tersebut melanggarnya.

Informasi diperoleh Harian Orbit Kamis (18/4) menyebutkan, pengelolaan dana BOS di Sekolah tersebut selama ini tidak pernah diketahui, karena tidak pernah disosialisasikan kepada dewan guru begitu pula orangtua siswa, kemana uang dengan jumlah Rp 500.000.000 lebih itu digunakan.

Tak Transparan

Berdasarkan catatan yang dimiliki, selama dua tahun terakhir dana dari pemerintah tersebut tidak jelas, bahkan RAPBS-nya pun tidak pernah dilengketkan, baik di kantor guru maupun di kantor kasek, kata seorang yang tidak mau disebutkan jatidirinya.

Ada satu bidang studi yang di UN-kan bukunya pun tidak ada, padahal itu sangat penting karena buku merupakan sumber ilmu bagi siswa, selain itu laporan pertanggungjawaban dana BOS itu pun diduga dikerjakan sendiri oleh kepala sekolah bersangkutan.

Terkait masalah itu, Riko Tobing Ketua LSM LP3D Taput saat dimintai tanggapannnya mengatakan, dana BOS di SMP itu patut dipertanyakan penggunaanya. Masa uang Rp 500 juta lebih buku pun tak lengkap, jangan-jangan LPJ-nya tidak sesuai dengan penggunaan dana.

Artinya kemungkinan ada yang fiktif, karena kalau sudah tidak transparan tidak tertutup kemungkinan ada penyalahgunaan uang Negara, seolah ada udang di balik batu, pihak berwenang perlu serius memeriksa pengalokasian dana di SMP itu, karena dana untuk opersional sekolah bukan operasional yang lain apalagi pribadi.

Kasek SMPN 1 Siborong-borong B Nababan ketika dikonfirmasi lewat telepon selulernya (17/4) tidak mau menjawab, lewat sms juga tidak membalas sampai berita ini di kirim. Od-Ols

facebook twitter

2 Comments for “Dana BOS 500 Juta di SMPN 1 Siborong-borong Tak Transparan”

  1. [...] Sumber : http://www.harianorbit.com/dana-bos-500-juta-di-smpn-1-siborong-borong-tak-transparan/ [...]

  2. Hadohhhhhh, gimana cerita yha

You must be logged in to post a comment Login