• Nasdaq :3588.805+28.857 - +0.81%
  • UK Main Index :6672.96-8.80 - -0.13%
  • Australian All Ords :5502.200+35.100 - +0.64%
  • Australian 200 :5517.800+38.500 - +0.70%
  • AUS VS USD :0.9287
  • USD VS JPY :102.255
  • USD VS IDR :11630.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Dugaan Korupsi Bank Sumut Rp334 miliar, Kejati Sumut Harus Serius

 

Medan-ORBIT: Mega skandal dugaan korupsi Bank Sumut Rp334 miliar diduga melibatkan Bakal Calon (Balon) Gubernur Sumut Gus Irawan Tahun 2013 diharapkan harus serius diusut.

Kalangan pejabat menilai, aparat penegak hukum harus serius untuk mengusut dugaan korupsi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Informasi dihimpun Harian Orbit, Senin (30/7) Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sumut, Rahmat Shah (foto) meminta aparat penegak hukum, dalam hal ini Kejati Sumut jangan main-main mengusut kasus dugaan korupsi Bank Sumut.

“Kita akui memang saat ini ada ketidakpuasan masyarakat akan kinerja Kejati Sumut soal kasus korupsi Bank Sumut. Kita minta agar ini lebih dimaksimalkan,” kata Rahmat Shah baru-baru ini.

Menurutnya Kejati Sumut harus menuntaskan proses pengusutan dugaan korupsi Bank Sumut. “Apalagi kasus itu merupakan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI),” ujar Ramat Shah.

 

DPD MoU KPK

Terkait persoalan korupsi, kata Rahmat Shah, DPD RI juga telah melakukan kerja sama (MoU) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga pihaknya juga menerima data-data tentang kasus korupsi berupa pengaduan masyarakat.

“Jadi kita juga minta kerja sama dengan masyarakat, agar memberikan laporan maupun data lengkap jika ada oknum pejabat yang diduga melakukan korupsi,” kata Rahmat Shah.

Informasi diterima Harian Orbit, KPK menegaskan telah melimpahkan kasus dugaan mega korupsi Bank Sumut ke Kejati Sumut.

Juru bicara KPK, Johan Budi yang dikonfirmasi Harian Orbit Senin (30/7) membenarkan pelimpahan itu. “Dugaan korupsi Bank Sumut senilai Rp334 miliar kini tengah ditangani Kejati Sumut. Kita limpahkan ke sana,” ungkap Johan

Namun Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumut, marcos Simaremare Kejati Sumut tidak menangani kasus itu. ”Kita tidak ada menerima laporan kasus itu,” kata Marcos singkat

Diberitakan sebelumnya, Sesuai dengan laporan ke KPK PK-RI untuk melakukan pemeriksaan Gus Irawan Pasaribu CS atas laporan dugaan Korupsi di PT Bank Sumut dengan nomor laporan : 2011-02-000186 tertanggl 10 Februari 2011 dan diterima Kuswanto, sebagai penerima laporan pengaduan masyarakat di gedung KPK-RI.

PT Bank Sumut tersangkut sejumlah penyalahgunaan keuangan negara bahkan pada temuan BPK RI Tahun 2010 ada 22 jumlah kasus yang disinyalir merugikan keuangan negara sebesar Rp 344.389.531.423,15,. Om-27

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login