«

»

Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp7 M, Aswin Bakal Tersangka

Medan-ORBIT: Dugaan korupsi dana hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Medan 2010 kepada Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan sebesar Rp7 miliar mencuat lagi.

Diketahui baru dua yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini yakni, mantan sekretaris dan bendahara Panwas Kota Medan 2010, Is dan Sb.

Informasi dikumpulkan Harian Orbit, hingga Rabu (18/1),

dalam waktu dekat, Kejari Medan segera memanggil mantan Ketua Panwas Pilkada Kota Medan 2010 M Aswin untuk dimintai keterangannya. Tidak tertutup kemungkinan Aswin juga menjadi tersangka.

“Kami akan panggil dalam waktu dekat ini untuk mencocokkan dengan keterangan kedua tersangka,” ungkap Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Medan Dharmabella Tymbasz. Dikatakan, keterangan Aswin dibutuhkan karena dalam pemeriksaan Is dan Sb, keduanya mengaku hanya menjalankan perintah dari Ketua Panwas saat Pilkada Kota Medan.

Kedua tersangka dalam pemeriksaa, lanjut dia hanya mengaku sebagai bawahan dan semua pencairan anggaran melalui persetujuan Ketua Panwas Pilkada Kota Medan saat itu, dalam hal ini Aswin. “Mereka hanya menjalankan perintah. Setiap pencairan disetujui Aswin. Maka, keterangan Aswin sangat penting. Kami sudah melayangkan pemanggilannya,” ucapnya.

Dalam perkara ini, Kejari Medan sudah melakukan pemanggilan beberapa saksi untuk dimintai keterangannya, termasuk Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Setdako Medan Tengku Sofyan terkait pencairan dana hibah tersebut.

Sebelumnya, tahun 2010 lalu, untuk menunjang operasionalnya, Panwas Pilkada Kota Medan mendapat bantuan sebesar Rp7 miliar lebih. Namun, Rp900 juta tidak diambil atau tersisa di kas daerah.

Beberapa poin penggunaan dana yang dinilai tidak wajar antara lain, pengadaan kendaraan untuk operasional dengan cara merental kendaraan roda dua dan empat selama enam bulan mencapai Rp500 juta lebih, biaya rapat dan sosialisasi, dan lainnya.

Ketua Panwas Pilkada Kota Medan M Aswin sendiri tidak bisa dihubungi karena telephon genggamnya tidak aktif. Or-06