bennerorbit

«

»

Dugaan Korupsi Rp8 M di Simalungun, 3 Kepala Dinas Dilapor ke KPK

Pematangsiantar-ORBIT: Sejumlah kepala dinas Pemerintah Kota (Pemko) Simalungun bakal terjerat hukum. Soalnya, dugaan korupsi dalam pelaksanaan/pencairan dana pekerjaan proyek fisik (konstruksi) Hotmix, Lapen, drainase, senilai Rp8 miliar dilapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Informasi dikumpulkan Harian Orbit, hingga Senin (13/2), diketahui pada tertanggal 06 Februarai 2012 LSM Studi Sosial Politik Hukum  (SOLU) Pematangsiantar-Simalungun melaporkan dugaan korupsi tersebut melalui surat Nomor: 001/LSM-SOLU/I/2012 ke KPK.

Dengan dasar pertimbangan beberapa perundangan dan peraturan pemerintah yang berkaitan  menjadikan dasar pelaporan kasus tersebut.

Ketua LSM SOLU, Armada SH menegaskan, dalam surat laporan tersebut yang menjadi terlapor disebutkan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan, Rufinus ST, Kepala Dinas Tata Ruang Perumahan dan Permukiman Ir Adres Tarigan, Kepala Dinas Pendapatan JA Setiawan Girsang, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) kedua dinas tersebut.

Dibeberkan, hasil penelusuran di lapangan, ditemukan banyak proyek yang belum selesai dikerjakan hingga tahun anggaran 2011 tutup buku, tetapi masih tetap dikerjakan pada tahun 2012.

Karenanya dia menduga telah terjadi tindak pidana korupsi secara sistematis yang dilakukan oleh Pemko Pematangsiantar dalam hal ini yang tercantum sebagai terlapor.

Selaku pengelola keuangan daerah dengan cara me-manipulasi data pencairan proyek, sehingga berindikasi merugikan keuangan negara  miliaran rupiah dan bertentangan dengan Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 Jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Or-12

Leave a Reply