• Nasdaq :3534.532+1.446 - +0.04%
  • UK Main Index :6625.25+41.08 - +0.62%
  • Australian All Ords :5444.800+32.200 - +0.59%
  • Australian 200 :5454.200+33.900 - +0.63%
  • AUS VS USD :0.9327
  • USD VS JPY :102.425
  • USD VS IDR :11420.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Dunia Pendidikan Carut-marut dan Pungli Terang-terangan, Pemakzulan Bupati Syahrul Pasaribu Mengemuka

Massa AMPBB menggelar aksi di kantor Bupati Tapsel mengecam buruknya sistem pendidikan di kabupaten yang dipimpin Syahrul Pasaribu.

Massa AMPBB menggelar aksi di kantor Bupati Tapsel mengecam buruknya sistem pendidikan di kabupaten yang dipimpin Syahrul Pasaribu.

 

Medan-ORBIT: Buruknya perhatian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terhadap dunia pendidikan terus menuai kecaman. Mahasiswa meminta agar DPRD Tapsel memakzulkan (impeachment) Bupati Syahrul Pasaribu yang terkesan tutup mata terhadap carut-marut pendidikan.

Kepada Harian Orbit, Kamis (20/6), Kordinator Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrasi Bersih (AMPBB) Andi Lumalo Harahap menuding Bupati Syahrul Pasaribu tidak mempedulikan carut-marut pendidikan di Tapsel.

“Banyaknya indikasi korupsi, pungli sertifikasi guru secara terangan-terangan dan pengambilan ijazah, adalah kasus yang sudah lama terjadi. Namun kondisi itu belum pernah sekalipun diperhatikan Bupati Syahrul Pasaribu,” ujar Andi Lumalo.

Menurutnya, jika Bupati Tapsel tidak menghiraukan permasalahan dunia pendidikan, AMPBB meminta kepada anggota DPRD Tapsel membentuk Panitia Khusus (Pansus) Disdik-gate.

“Dalam Pansus itu, kita berharap DPRD melakukan pemakzulan terhadap Bupati Tapsel yang dianggap menjalankan pemerintahan yang melanggar undang-undang,” ujar Andi Lumalo.

Ketua Komisi Pendidikan DPRD Tapsel Darwis Sitompul mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus pada penyelesaian Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pemkab dan DPRD Tapsel.

Disinggung pemakzulan, Darwis mengatakan hal itu menuntut mekanisme yang panjang. “Tapi, kita sendiri sangat setuju jika ada penggiringan ke arah sana (pemakzulan-red). Namun kita belum yakin dengan kawan fraksi yang lain,” tegas Darwis.

Bupati Syahrul Pasaribu yang dikonfirmasi ke 0811616XXX, tidak menanggapi pesan yang dikirim soal pemakzulan tersebut.

Sikap Dingin

Sebelumnya, Senin (17/6) AMPBB menggelar aksi di Kantor Bupati Tapsel, Senin (17/6). Mereka meminta agar Bupati Syahrul M Pasaribu tidak bungkam dan secepatnya menuntaskan permasalahan di dunia Pendidikan Tapsel.

Kordinator Aksi AMPBB Andi Lumalo Harahap mengatakan, dunia pendidikan Tapsel seharusnya mendapat perhatian dari seluruh kalangan pemerhati pendidikan. Kondisi pendidikan Tapsel sangat memprihatinkan dengan adanya temuan-temuan AMPBB di lapangan.

Termasuk di antaranya pengerjaan bangunan sekolah atau ruang kelas yang tidak selesai dikerjakan pada tahun anggaran 2012. kemudian pemaksaan pungutan liar (pungli) pemberkasan sertifikasi guru yang dilakukan oknum-oknum Disdik dengan dalih uang terimakasih.

Selanjutnya ada temuan dana bantuan PAUD yang diterima, namun tidak sesuai dengan yang ditandatangani pada kwitansi. Serta pungutan pengambilan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dan ijazah di sekolah-sekolah di Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Semua permasalahan-permasalahan yang kami sebutkan itu adalah hasil temuan AMPBB di lapangan dan pengaduan masyarakat. Kami minta kepada Bupati Syahrul Pasaribu supaya menindak tegas oknum-oknum Dinas Pendidikan yang berkaitan dengan permasalahan yang kami lampirkan,” tegas Andi Lumalo.

Andi juga mengungkapkan, Bupati Syahrul Pasaribu diminta untuk tidak bungkam dalam menanggapi permasalahan di dunia pendidikan.

Dia menambahkan, sistem pemerintahan di Tapanuli Selatan sangat buruk. Kesannya, sistem berjalan seperti pemerintah mengintimidasi guru, guru mengintimidasi siswa.

“Bukankah ini cerminan sikap pemerintahan yang arogan dan pengkhianat amanah rakyat? Sikap yang dingin dan diam serta Bupati Tapsel tidak mau tahu atas permasalahan dunia pendidikan,” tandas Andi Lumalo. Or-09

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login