• Nasdaq :3534.532+1.446 - +0.04%
  • UK Main Index :6625.25+41.08 - +0.62%
  • Australian All Ords :5444.800+32.200 - +0.59%
  • Australian 200 :5454.200+33.900 - +0.63%
  • AUS VS USD :0.9327
  • USD VS JPY :102.425
  • USD VS IDR :11420.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Hakim Cantik Selingkuh dan Jaksa Tertangkap Basah dengan Gadis di Bawah Umur

FOTO 10

 

KISAH asmara sepanjang sejarah kehidupan manusia terus berjalan. Tidak memandang usia atau jabatan, apabila cinta sudah mendera bisa menjadi buta. Love Is Blind.

Itu yang terjadi pada seorang Hakim berparas cantik, Adria Dwi Afanti (foto) yang bertugas di Samalungun, diketahui menjalin asmara perselingkuhan dengan seorang polisi.

Atas perselingkuhannya dia diusulkan dipecat. Namun pemecatannya ditolak Majelis Kehormatan Hakim (MKH) dan hukumannya diturunkan menjadi skorsing 2 tahun. Adria pun bernapas lega.

Di saat skandal Hakim cantik Adria muncul ke permukaan, Anto D Holyman, jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung yang menjadi tim penyidik kasus korupsi PLTU Sebalang, terjaring operasi penyakit masyarakat di kamar Hotel Grande Bandarlampung dengan seorang gadis masih di bawah umur berinisial SLV (17).

Jaksa Anto D tertangkap sekamar dengan seorang gadis belia, Kamis (14/2). Adria Dwi Afanti dengan waktu hampir bersamaan mendapat hukuman lebih ringan karena dianggap masih muda.

Kisahnya, Adria sebagai Hakim di Simalungun saat ini, atas perbuatannya itu terbukti melakukan pelanggaran kode etik. Sementara Anto kasusnya masih menjalani proses hukum di Kepolisian.

“Saudara Adria Dwi Afanti dijatuhi sanksi non palu selama 2 tahun sebagai hakim di Pengadilan Negeri (PN) Medan,” kata Ketua MKH Imam Anshori Saleh di depan ruang sidang Wirjono Prodjodikoro MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis, (14/2).

Selama dua tahun itu, dia dibebaskan dari tugas mengadili perkara. Sidang MKH tersebut beranggotakan 7 orang majelis. Mereka adalah Iman Anshori Saleh, Taufiqurrahman, Jaja Ahmad Jayus, Ibrahim, Abdul Gani Abdullah, Soltony Mohdally dan Yulius.

Hukuman lebih ringan karena MKH mempertimbangkan Adria adalah hakim yang masih muda dan sudah tidak berhubungan dengan pria yang dia selingkuhi.

Perselingkuhan tersebut terjadi saat Adria masih bertugas di Pengadilan Negeri (PN) Boyolali, Jawa Tengah. Kini hakim Adria bertugas di PN Simalungun, Sumatera Utara.

Selama persidangan, Adria tampak tenang. Perempuan cantik itu dengan seksama mendengarkan pembacaan putusan. Usai pembacaan keputusan tersebut, Adria enggan memberikan banyak komentar. Dia ngacir meninggalkan kompleks MA.

Dibayar Rp500 Ribu

Anto yang tertangkap bersama gadis belia, adalah menjadi jaksa penuntut umum (JPU), yang membacakan tuntutan terhadap mantan Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Wendy Melfa dalam kasus korupsi PLTU Sebalang.

Menurut Kapolsek, tersangka yang terjaring razia operasi pekat, akan dilakukan pemeriksaan secara khusus karena menyangkut Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Terhadap tersangka akan dilakukan pemeriksaan secara khusus, karena dirinya tertangkap sedang berada di dalam kamar hotel bersama dengan anak gadis yang masih di bawah umur,” kata dia.

SLV (17) saat dimintai keterangan, mengungkapkan dirinya telah melakukan transaksi dengan jaksa Anto dengan kesepakatan akan dibayar Rp 500 ribu untuk melayani ‘short time’.

“Tersangka sudah ada persetujuan pembayaran dengan perempuan tersebut,” kata Deden.Dc

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login