bennerorbit

«

»

Harga Sayuran di Pasaran Turun

sayuran

sayuran

 

Medan-ORBIT:Setelah bertahan dalam satu bulan belakangan,harga sayur yang dijual para pedagang di Kota Medan mengalami penurunan.Penurunan harga disebabkan pasokan dari petani kepada pedagang sudah mulai lancar.

“Pasokan yang masuk pada pedagang  sudah mulai lancar dalam sepekan ini bang,mungkin dikarenakan  banyak petani yang mulai panen,”ucap Rosmi,salah seorang pedagang di Pusat Pasar kepada Harian Orbit,Rabu (8/2).

Ia mengatakan ,tingginya harga sayur dalam satu bulan terakhir ini, disebabkan pasokan dari petani kurang lancar.Padahal, permintaan konsumen terus mengalami peningkatan seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan.Hal ini juga diperparah dengan mahalnya harga daging sapi, daging ayam dan lauk pauk lainnya,sehingga permintaan sayuran terus meningkat.

“Satu bulan  bulan ini memang masa sulit bagi kami, harga sayuran melonjak karena pasokan yang masuk berkurang antara 40% hingga 50% dari biasanya.Meskipun begitu,pendapatan yang didapat dengan harga jual seperti itu tidak sebagus dengan menjual sayuran dengan harga lebih rendah yang disertai pasokan yang melimpah,”katanya.

Ia mengatakan,harga sawi mulai turun dari Rp10.000/kg menjadi Rp8.000/kg, kubis turun dari Rp 85.00/kg menjadi Rp6.000/kg , kembang kol dan brokoli turun menjadi Rp9.500 setelah beberapa waktu lalu dijual dengan harga tertinggi Rp12.000/kg.

Begitu juga dengan sayuran lainnya, seperti tomat, kangkung, terong, kacang panjang, serta beberapa jenis sayuran lainnya yang harganya mulai menunjukkan tren menurun. Rata-rata turun antara 10% hingga 20% dari harga sebelumnya.

Hal senada juga dikatakan Shinta, salah seorang  pedagang di Sukaramai.Ia mengatakan,lancarnya pasokan yang masuk dan harga sayuran yang mulai turun, membuat permintaan konsumen meningkat cukup signifikan setiap harinya.”Sekarang permintaan lebih tinggi 20% hingga 40% setiap hari dari sebelumnya,” ungkapnya.

Ia mengatakan,dalam dua bulan terakhir, pihaknya hanya bisa mamasok setiap jenis sayuran tidak lebih dari 60 kg setiap hari, padahal biasanya sejumlah pedagang disana memasok sayuran hingga lebih dari 100 kg dalam sehari untuk setiap jenisnya. Beruntung, saat ini pihaknya memasok sayuran dengan jumlah berapapun bisa, karena stok sayuran dari pengumpul sangat melimpah.

Dengan semakin tingginya permintaan konsumen tersebut, saat ini omset pedagang mulai mengalami tren peningkatan. Dalam sehari, rata-rata mereka bisa mengantongi hasil penjualan hingga Rp3 juta, biasanya mereka hanya memperoleh hasil penjualan tidak lebih dari Rp1,5 juta setiap hari.(om-33).

Leave a Reply