bennerorbit

«

»

Harun Noeh-Bambang Hermanto Daftar ke KPUD Deliserdang, Menghilangkan Eksklusivitas Pejabat dengan Rakyat

Selama ini pejabat, baik kepala daerah dan eselon, selalu mengeksklusifkan dirinya dengan rakyat. Menjauhkan diri dengan masyarakat bawah. Alhasil, tidak tersalurkanlah berbagai persoalan rakyat yang seharusnya bisa diresapi para pejabat.
 
 
MINGGU (19/5), komplek instansi pemerintahan di Kantor Bupati Deliserdang mendadak ramai. Sebagian besar dari mereka mengenakan seragam bertuliskan REPHAN (Relawan Pemenangan Harun Noeh) di dadanya.
Tidak sedikit pula sebagian dari mereka yang mengenakan seragam kebesaran aliansi buruh mendukung Bambang Hermanto SH maju di Pemilukada Deliserdang.
Rupanya mereka adalah para pendukung pasangan Harun Noeh-Bambang Hermanto SH yang akan maju menjadi calon bupati Deliserdang periode 2013-2018. Pasangan dari kelompok masyarakat adat yang dipadukan dengan aktivis buruh itu mendaftarkan diri ke KPUD Deliserdang.
Yel-yel buruh dan masyarakat adat pendukung Harun-Bambang bagai aksi rakyat saat menggelar aksi demonstrasi. Mereka tegas mendukung pasangan dari jalur independen itu untuk menjadi Bupati-Wakil Bupati Deliserdang agar menuntaskan berbagai persoalan rakyat Deliserdang selama ini.
Kepada Harian Orbit, Ketua Solidaritas Buruh Sumatera Utara (SBSU) Amru menegaskan, pihaknya meyakini pasangan Harun-Bambang bisa mendahulukan kepentingan rakyat dibanding persoalan pribadi jika terpilih nantinya.
“Kami yakin, pasangan ini adalah pasangan yang mengetahui persoalan rakyat. Mereka bisa menjaga amanah yang kami berikan untuk menuntaskan persoalan masyarakat dan buruh,” kata Amru.
Di sela pendaftaran, Harun Noeh yang didaulat untuk menjadi Bupati Deliserdang 2013-2018 mengatakan, majunya dia dalam Pemilukada Deliserdang tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang selama ini terabaikan.
Harun yang juga Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sumut itu menandaskan, terabaikannya rakyat karena pejabat yang selalu mengeksklusifkan dirinya dengan rakyat.
“Selama ini pejabat, baik kepala daerah dan eselon, selalu mengeksklusifkan dirinya dengan rakyat. Menjauhkan diri dengan masyarakat bawah. Alhasil, tidak tersalurkanlah berbagai persoalan rakyat yang seharusnya bisa diresapi para pejabat,” kata Harun yang juga Ketua Umum Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) Sumut itu.
Untuk itu, dirinya merasa sangat perlu menghilangkan kesan eksklusivitas antara pejabat dengan rakyat.
“Dari hilangnya eksklusif itu, rakyat bisa menyalurkan persoalannya kepada pejabat. Dan rakyat akan senang jika keluhannya didengar dan ditindaklanjuti. Dan yang terpenting, pemerintahan bersih akan terwujud dengan cara itu,” ujar Harun.
Menghilangkan eksklusif itu, Harun memiliki niat untuk mendirikan rumah rakyat di sekitaran kantor Bupati Deliserdang nantinya. “Setiap harinya, rakyat akan bisa bercengkrama dengan pemimpinnya. Ini adalah pemandangan yang indah,” kata Harun.
Jadwal Pemilukada
Sementara wakil Harun Noeh, Bambang Hermanto SH mengaku yakin pihaknya akan lolos verifikasi sebagai calon kepala daerah yang akan bertarung di Pemilukada Deliserdang 23 Oktober 2013.
“Kami yakin lolos karena ada puluhan ribu pendukung yang menyatakan dukungannya dalam bentuk tandatangan dan identitas diri. Selain itu, majunya kami karena adanya permintaan kawan-kawan buruh dan tani. Inilah yang meyakini kami,” ujar Bambang yang kerap menjadi pendamping buruh dalam persidangan industrial itu.
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Deliserdang, telah mengumumkan jadwal pelaksanan pemilihan kepala daerah kabupaten Deliserdang, digelar pada 23 Oktober 2013.
Penetapan pelaksanaan Pilkada tersebut sesuai dengan surat keputusan KPUD Deliserdang No.01/KPTS/KPU-DS-655895/2013 tentang tahapan dan jadwal pemilihan umum Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Deliserdang Tahun 2013.
Dilanjutkan, tahapan dan jadwal pemilihan umum Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Deli Serdang terdiri dari, persiapan yang meliputi non tahapan, tahapan pelaksanaan, pelaksanaan regulasi dalam bentuk keputusan.
Kedua, pelaksanan, pencalonan partai politik, gabungan partai politik dan calon perseorangan, meliputi, penyerahan dan verifikasi dukungan pasangan calon perseorangan, pencalonan, pengadaan dan pendistribusikan perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara berdasarkan berdasarkan norma, standar, prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan oleh KPU. Selanjutnya, kampanye. Muhammad Asril

Leave a Reply