bennerorbit

«

»

Illegal Logging Tapsel Masalah Krusial, Jangan Anggap Enteng

Ilustrasi.Ist

 

Medan-ORBIT: Praktik illegal logging di Desa Dolok Sibualbuali Kabupaten Tapsel, khusunya daerah cagar alam dan budaya merupakan masalah krusial.

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) harus bertindak dan jangan dianggap enteng.

Penegasan itu dikemukakan Ketua Sumatera Rainforest Indonesia (SRI) Rasyid, Kepada Harian Orbit, Jumat (21/9).

Dia menyebutkan Polda Sumut terkesan membiarkan illegal logging terjadi di hutan konservasi.

“Presiden SBY sibuk keluar negeri untuk berkampanye melestarikan dan menjaga hutan, harusnya direspon baik oleh semua warga Indonesia. Terlebih lagi oleh aparat penegak hukum. Polda Sumut harus bertindak, tangkap pelakunya,” kata Rasyid.

Menurutnya, dugaan keterlibatan oknum polisi dari Polres Tapsel soal illegal logging di Tapsel harus direspon dan ditelusuri Polda Sumut.

“IlegalLogging yang terjadi di ekosistem Batang Toru harus dijaga. Kelestarian hutan harus dijaga sebagai paru-paru dunia,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Kusnadi mengatakan harusnya ada tindakan tegas dari instansi terkait.

“Harus ada ketegasan dari Dinas Kehutanan (Dishut) sebagai instansi yang terkait dalam permasalahan llegal logging dan juga Polda harusnya menindak lanjuti kasus ini karena sudah ada laporan dari media massa,” ujarnya.

Ekosistem Batang Toru memiliki banyak potensial alam yang bisa dimanfaatkan untuk sumber energi. Lalu, bisa dijadikan Taman Wisata Alam karena memiliki banyak keanekaragaman hayati.

Akan tetapi para pelaku ilegal hanya berpikir untuk merusak hutan dan menjual kayu hasil illegal logging.

“Topografi di Batang Toru sangat Potensial, kita bisa memanfaatkan biothermalnya dan mendapatkan energi yang sangat kita butuhkan dari biothermal (panas bumi),” ujarnya.

Direktur Orangutan Information Centre, Panut Hadisiswoyo juga merasa kecewa atas sikap dingin dari Polda yang belum menindaklanjuti kasus penemuan ilegal loging yang terjadi di Habitat Orangutan.

“Tugas para penegak hukum yang menegakkan hukum yang berlaku di Indonesia, apa mereka tidak mengerti Undang-Undang yang berlaku? jadi mereka membiarkan begitu saja illegal logging terjadi di Batang Toru,” ujarnya.

Instruksi Presiden (Inpres) No.4 Thn 2005 Tentang Illegal Logging, menurut Panut, sudah tegas melarang seluruh aktivitas melanggar hukum itu berlangsung. “Pelakunya bisa dipidana,” katanya

Presiden, menurut Panut, telah mempercepat pemberantasan penebangan kayu secara illegallLogging di Indonesia. Dia juga sudah menginstruksikan kepada kepolisian dan kementerian kehutanan untuk bertindak.

“Tapi kenapa illegal logging di Batang Toru tak diberantas Polda Sumut. Mereka belum melakukan tindak lanjutnya. Polda seharusnya Aggressive dan menjadi instansi yang terdepan dalam menangani kasus ini,” sebut

Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya.

Di ekosistem Batang Toru juga terdapat satwa langka yang dilindungi seperti Orangutan dan juga Harimau Sumatera. Komandan polisi hutan, khairil mengaku pihaknya kekurangan personil di lapangan.

“Dan mustahil membasmi illegal logging di wilayah yang luas dengan  anggota nya. yang sedikit,” tukas Khairil. Om-31

Leave a Reply