• Nasdaq :3566.429-22.375 - -0.62%
  • UK Main Index :6674.74-7.02 - -0.11%
  • Australian All Ords :5502.200+35.100 - +0.64%
  • Australian 200 :5517.800+38.500 - +0.70%
  • AUS VS USD :0.9286
  • USD VS JPY :102.275
  • USD VS IDR :11630.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Jalan Tanjung Beringin Semakin Parah


Kondisi ruas jalan menuju Kecamatan Tanjung Beringin Sergai sangat parah, padahal menurut informasi baru ditingkatkan dengan menelan dana miliaran rupiah. 

 

Warga Desa Sei Rejo Menjerit

Sergai-ORBIT: Miris rasanya melihat kondisi peningkatan ruas jalan Dusun I Desa Sei Rejo, Kec Sei Rampah menuju Kec Tanjung Beringin, baru saja rampung kondfisinya sudah kupak kapik seperti kubangan kerbau.

Proyek peningkaan jalan yang bersumber dari dana AD-HOC ini menelan anggaran Rp 1.480.530.000, dengan volume
3300 m x 3.5 meter sudah tidak berbentuk lagi. Pembangunan yang mestinya didamba-dambakan masyarakat kini malah menjadi kutukan dan cercaan.

Sebagaimana diketahui, peningkatan jalan ini dilaksanakan sekira Juli 2010 lalu, tepatnya pasca Pemilukada. Hanya beberapa bulan saja waktu pembangunan ini berjalan kondisinya kini sudah rusak parah.

Tidak hanya itu, pekerjaan ini juga baru dibayar pada 2011 menjadi hutang pemerintah daerah kepada pihak
ketiga selaku rekananan yang mengerjakan proyek tersebut.

 

Membuat Susah Warga

Pantauan Harian Orbit di lokasi itu terlihat jalan yang sudah dibangun menelan biaya lebih dari 1 miliar ini harus terbuang sia-sia. Jalan itu kini sudah tidak nampak seperti bekas ditingkatkan, bahkan lebih buruk jauh dari sebelumnya.

Warga sekitar yang melalui jalan ini harus berhati-hati jika tidak ingin terperosok ke dalam lubang yang cukup besar di sepanjang jalan tersebut. Hal ini menjadi preseden buruk bagi Kabupaten Serdang Bedagai yang memperingati hari jadinya ke-8 pasca mekar dari Kabupaten Induk Deli Serdang.

Salah seorang warga di sekitar jalan yang namanya tidak ingin dituliskan mengatakan, dengan kondisi jalan rusak parah tersebut membuat susah melintas, apalagi bila hujan turun kalau nggak hati-hati bisa jatuh, padahala belum lama dibangun tapi sudah hancur.

 

Merugikan Petani

Sementara Adi (40) warga setempat kepada wartawan Orbit mengatakan, proyek yang dikerjakan ini sangat tergesa-gesa dan asal jadi. Kami sebagai warga setempat sangat kecewa. Karena jalan itu sudah tidak dapat dipergunakan layaknya jalan yang sudah diperbaiki.

Ditambahkan Adi, kini jalan yang dibangun itu sudah kupak kapik. Jauh lebih baik sebelum ditingkatkan pembangunannya. “Jangankan roda empat maupun roda dua, dengan sepeda saja sulit melaluinya”. Sebagai
warga, dirinya berharap Bupati Sergai dapat meninjau jalan ini sehingga tidak melunturkan kepercayaan warga terhadap kepemimpinannya.

Sementara Kepala Desa Sei Rejo Ramlan ketika disambangi wartawan baru-baru ini terkait pembangunan peningkatan jalan tersebut membenarkan, proyek jalan yang ada di Dusun I Desa Sei Rejo menuju Dusun VIII Pelintahan Desa Sei Rampah sudah hancur total.

Kondisi tersebut sangat merugikan petani yang ada disekitar wilayah tersebut, bila musim panen tiba petani pasti menjerit karena hasil panen padi mereka di bayar sesuka hati oleh tengkulak dengan alasan jalan yang
rusak dan sulit untuk mengangkut hasil panen mereka, terang Ramlan. Od-SP

facebook twitter

Comments are closed