• Nasdaq :3534.532+1.446 - +0.04%
  • UK Main Index :6625.25+41.08 - +0.62%
  • Australian All Ords :5444.800+32.200 - +0.59%
  • Australian 200 :5454.200+33.900 - +0.63%
  • AUS VS USD :0.9327
  • USD VS JPY :102.425
  • USD VS IDR :11420.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Kasus Penganiayaan

Laporan Tak Diproses, Reno Minta Bantuan LBH

Reno Gozali

Reno Gozali

 

 

Medan-ORBIT:Merasa belum mendapatkan keadilan atas tindakan
penganiayaan yang dialami, keluarga korban Reno Gozali akhirnya
mengadu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan di Jalan Hindu, Medan,
Rabu (10/4).

Penuturan adik korban ,Sukmadianti kepada LBH Medan, hingga kini
proses pengaduan atas penganiayaan yang dialami abangnya Reno Gozali
(korban) oleh pihak Polsek Percut Seituan tak mendapat kejelasan.
Bahkan pelaku penganiayaan Acien Cs dan Richard hingga saat ini masih
bebas berkeliaran. ” Ya kita minta keadilan bang,” ujar Sukma.

Diberitakan sebelumnya, kepada wartawan pihak Polsek Percut Seituan
menyatakan kasus yang menimpa Reno adalah kasus split (sama melapor).
Dimana Richard, anak dari Acien juga akhirnya melaporkan Reno dengan
tuduhan pencurian satu unit handpone.

” Mereka (Reno dan Richard) saling lapor. Laporan Richard soal
pencurian hanpone sudah dalam penyidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek
Percut Seituan.

Disinggung, laporan Reno, Faidir menjelaskan Richard sudah menjadi
tersangka. ” Kita sudah panggil Richard sebagai tersangka kemarin
(8/4), tapi dia menyangkal melakukan pemukulan. Richard mengaku
bapaknya (Acien) yang memukul, karena si Reno mau lari,” ujar Faidir.

Ditanya tanya lagi,a pakah Richard akan dilakukan penahanan. Faidir
menjawab masih menunggu pemeriksaan saksi-saksi. ” Richard belum kita
panggil lagi, karena kita masih panggil saksi-saksi,” ujarnya.

Terhadap Reno, kata Faidir, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan
dan pemeriksaan. ” Juga nanti si Reno bakal kita panggil, tapi kita
panggil saksi-saksi dari si Richard dulu,” ujarnya sembari menerangkan
sesuai BAP, Richard akan menghadirkan dua orang saksi.

Lebih jauh, menurut Faidir, terkait dua kasus itu pihaknya akan
menindaklanjutinya. ” Dua-dua kita proses bos,” ujar Faidir

Divisi Advokasi Hukum dan HAM LBH Medan, Irwandi Lubis mengatakan,
pihaknya siap mendampingi Reno dan keluarganya untuk mendapatkan
keadilan oleh pihak kepolisian. ” Ya Reno kan belum diperiksa. Kalo
dia dipanggil akan kita dampingi,” katanya.

Tambah Irwandi, harusnya polisi tidak mnejadikan kasus ini Split.
Sebab, pengaduan kasusnya berbeda. ” Ya harus diselesaikan satu
persatu secara terpisah,” ujar Irwandi.

Adapun kronologis kejadian sebelumnya, Reno Gozali (34), korban
pemukulan atau penganiayaan 24 maret bulan lalu, merasa belum
mendapatkan keadilan. Pasalnya, para pelaku penganiayaan terhadap
dirinya Acien Cs, hingga kini masih bebas berkeliaran.

Ini sesuai Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTPL) di Polsek Percut
Seituan bernomor STTPL/862/K/III/2013/ Percut tertanggal 24 maret
2013, isinya Reno Gozali beralamat Jalan Ampera Gang Rukun No 2
Kelurahan Bantan telah melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya
yang dilakukan oleh Acien Cs.OM-19

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login