• Nasdaq :3566.429-22.375 - -0.62%
  • UK Main Index :6674.74-7.02 - -0.11%
  • Australian All Ords :5502.200+35.100 - +0.64%
  • Australian 200 :5517.800+38.500 - +0.70%
  • AUS VS USD :0.9286
  • USD VS JPY :102.275
  • USD VS IDR :11630.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Kopertis: Jika tak Islah, UISU Ditutup

Prof Ir Moehammad Nawawiy Loebis M Phil PhD.Ist

Prof Ir Moehammad Nawawiy Loebis M Phil PhD.Ist

 

Medan-ORBIT: Kasus penyerangan Kampus UISU empat tahun silam menyisakan polemik berkepanjangan. Munculnya dualisme kepengurusan univeristas tertua di luar Pulau jawa itu menyebabkan kebingungan di tengah masyarakat.

Informasi dihimpun Harian Orbit hingga Rabu (24/1), masyarakat semakin ragu untuk menentukan pilihan antara dua kepengurusan UISU, yakni UISU Al-Munawarrah di Jalan SM Raja dengan USIU Al-Manar yang berada di Jalan Karya Jaya Medan Johor.

Namun pernyataan tegas diungkapkan Ketua Kordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) I Wilayah Sumut-Aceh, Prof Ir Moehammad Nawawiy Loebis M Phil PhD kepada Harian Orbit, Rabu (24/1).

Dikatakan, dari hasil monitoring, dua kampus UISU tidak memenuhi standar yang ditetapkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti). Pasalnya, dari segi fasilitas dan staf pengajar, dua kampus berseteru itu tidak memadai.

“Dari segi fasilitas hingga dosen, dua kampus tersebut tidak memenuhi standar yang ditetapkan Dirjen Dikti,” tegas Nawawiy.

Namun katanya, menurut Keputusan Menteri Pendidikan nomor 131, kepengurusan yang sah adalah UISU Al-Manar yang dipimpin Yayasan Pof Dr Usman Pelly.

Nawawiy juga menegaskan, solusi islah (damai) yang ditawarkan Kemendiknas dan Dirjen Dikti serta Komisi X DPR RI merupakan langkah terbaik bagi UISU. Pasalnya, jika tidak mampu untuk menyatukan kembali UISU, maka dua kampus tersebut akan ditutup.

“Jika tidak juga islah, maka dua kampus tersebut akan ditutup,” tegas Nawawiy.

Kisruh UISU bermula 9 Mei 2007 waktu subuh. Saat itu, puluhan orang berseragam biru-biru menyerang kampus UISU Jalan SM Raja.

Mereka juga merusak bangunan dan membakar kendaraan bermotor yang tengah parkir di halaman kampus perguruan tinggi swasta tertua di Sumatera itu.

Sejumlah mahasiswa dan pegawai UISU mengalami luka-luka akibat penyerangan itu dan harus dilarikan ke rumahsakit.

Semakin menajamnya perseteruan itu, pertengahan 2011, aliansi mahasiswa UISU yang mengaku kecewa dan memprotes dengan melakukan aksi di depan DPRD Sumut. Dalam aksinya, mahasiswa yang menjadi korban penyerangan memperlihatkan bekas luka pada saat penyerangan.

Kasus tersebut sudah diusut Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu). Namun saat hal itu dikonfirmasi kepada Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Raden Heru Prakoso mengatakan, saat ini dirinya belum mengetahui secara pasti perkembangan kasus tersebut.

“Saya belum tahu apakah sudah damai atau tidak. Tapi nanti akan kita tanyakan kepada penyidik,” terang Heru. Om-Ham/Om-16

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login