bennerorbit

«

»

Korban Penipuan Minta Perlindungan Hukum ke Polda

Medan-ORBIT: Korban penipuan Sufiati Tanjung (47), warga Jalan Pabrik
Kelapa Sawit, Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir,
Kecamatan Rambutan, Kabupaten Tebingtinggi, dengan wajah sedih
mendatangi Polda Sumut untuk meminta perlindungan hukum, Jumat (14/6).
Korban (Sufianti) melalui pengacaranya, Hasbih Sitorus SH mengatakan,
kliennya dan suaminya Anwar Sikumbang telah dijadikan tersangka oleh
Polres Tebingtinggi, karena dituduh dengan kasus penggelapan.
“Jadi klien saya (Sufianti) dan suaminya telah dijadikan tersangka
atas laporan Arius Gulo. Klien saya dituduh telah melakukan penipuan
dan penggelapan. Bahkan, saat ini Anwar Sikumbang (Suami Sufianti)
sudah ditahan selama 60 hari di Polres Tebingtinggi,” kata Hasbih.
Hasbih menyebutkan, saat itu kliennya meminjam uang di salahsatu Bank
di Tebingtinggi, dengan memberikan jaminan sertifikat hak milik atas
sebidang tanah dan bangunan. Karena sudah jatuh tempo, akhirnya
Sufiati Tanjung dan suaminya menemui Arius Gulo, yang berprofesi
sebagai rentenir.
“Setelah bertemu, Arius Gulo akhirnya menebus sertifikat tersebut
dengan uang sebesar Rp140 juta. Aris membuat tempo enam bulan untuk
klien saya menebus sertifikat tersebut,” sebut Hasbih.
Dikatakan Hasbih, karena sudah enam bulan belum bisa menebus
sertifikat tersebut, Arius Gulo kemudian melaporkan kliennya ke Polres
Tebingtinggi.
“Akhirnya klien saya ditetapkan sebagai tersangka dalam dalam
LP/192/IV/201a3/SPK Tebingtinggi, tanggal 08 April 2013 tentang
terjadinya tindak pidan penipuan dan atau penggelapan, sebaagaimana
dimksud dalam pasal 378 dan 372 KUHPidana. LP itu ditandtangani oleh
Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, AKP Lili Astono. Sekarang Anwar
Sikumbang sudah ditahan di Polres,” beber Hasbih.
Hasbih mengatakan, kedatangan pihaknya ke Poldasu untuk meminta
perlindungan hukum atas penzoliman yang dilakukan Arius Gulo.
Menurutnya, kasus utangpiutang ini adalah masalah perdata.
“Kita datang ke Polda meminta perlindungan hukum. Kasus ini bukan
ranah pidana, tetapi kenapa klien saya ditahan,” tegas Hasbih.
Hasbih berharap kepada Kapoldasu yang baru agar memperhatikan kinerja
anggotanya.  “Mungkin kami juga akan membuat gugatan pra peradilan
kepada Polisi. Kami meminta Poldasu supaya menindaktegas terhadap
penyidik dalam kasus ini,” tukasnya.
Kepala Siaga Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Poldasu,
Kompol Enjang menyarankan, korban untuk membuat surat resmi kepada
Kapolda
“Kita sarankan kepada korban membuat surat resmi kepada Kapolda untuk
meminta perlindungan hukum. Dengan surat itu, dimana nantinya Poldasu
dapat membuat tim terpadu di Polres Tebing Tinggi,” pungkas Enjang.
Or-13

Leave a Reply