«

»

KPK Periksa BPKP dan Pejabat BNPB

TIGA orang auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hari ini dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Mereka adalah Yan Eka Mileza, Didik Diprayitno, dan Tata Zaenal. Mereka akan memberikan keterangan terkait perkara korupsi di Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional tahun 2009.

Kepala Bagian Informasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, menjelaskan kapasitas ketiga auditor tersebut dalam jadwal pemeriksaan hari ini.

“Ketiganya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MS (M Sofyan),” kata Priharsa di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (15/1). Tapi, Priharsa tidak merinci informasi apa saja yang diinginkan KPK dari para auditor tersebut.

Selain tiga auditor BPKP, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap pejabat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas nama Kahartomi. Sama seperti tiga auditor BPKP, Kahartomi yang menjabat Kabag Verifikasi dan Akutansi Biro Keuangan BNPB, akan diperiksa sebagai saksi untuk M Sofyan.

Kasus ini bermula dari penemuan KPK terkait sejumlah anggaran di Itjen Kemendiknas tahun 2009 yang tidak sesuai penggunaannya. Mulai dari perjalanan dinas hingga pengadaan barang dan jasa.

Seperti dilansir Rmol,  Negara diprediksi merugi hingga Rp 13 miliar. Atas dasar itu, KPK pun menetapkan mantan Irjen Kemendiknas, M.Sofyan, sebagai tersangka.

M Sofyan disangkakan dengan Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana diubah UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Leave a Reply