bennerorbit

«

»

Lahan Proyek Asahan III, Bupati Tobasa Dituding Terlibat

Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak didampingi Asisten I Wasir Simanjuntak, Kadis Kehutanan Ir Alden Napitupulu, tim BPN dan warga Maranti Utara di Base Camp Asahan III. Dalam Pertemuan tersebut tidak dimuat apa inti pembicaraan bupati dan stafnya, yang dimuat hanya komentar warga.

Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak didampingi Asisten I Wasir Simanjuntak, Kadis Kehutanan Ir Alden Napitupulu, tim BPN dan warga Maranti Utara di Base Camp Asahan III. Dalam Pertemuan tersebut tidak dimuat apa inti pembicaraan bupati dan stafnya, yang dimuat hanya komentar warga.

 

Soal lahan di lokasi Proyek Pembangunan Asahan III yang diduga dikuasai mafia terus menjadi pembicaraan, bahkan dituding Bupati Tobasa memiliki lahan di sekitar itu dan menjualnya kepada proyek dengan harga selangit, padahal menurut berbagai kalangan kawasan itu merupakan wilayah hutan lindung.

Tobasa-ORBIT: Kepala Desa Maranti Utara Marole Siagian mengatakan, pernyataan yang disampaikan 4 warga tentang lahan yang menjadi nenek moyangnya atau masih tanah ulayat bukanlah mengada-ada. Pernyataan warga itu bukanlah hasil rekayasa dari Pemkab Tobasa atau pihak lain.

Para warga hanya merasa kurang enak dengan pernyataan pemerintah melalui Kadis Kehutanan Propinsi bahwa “lahan tanah untuk pembangunan PLTA Asahan III itu adalah hutan lindung”. Karenanya, para warga mengklaim tanah itu adalah warisan nenek moyangnya, kata Kades.

“Kedatangan warga bukan karena rekayasa pihak Pemkab atau bupati, tetapi menyampaikan keluhan atas pernyataan pemerintah yang menyatakan tanah mereka itu hutan lindung,” sebut Kades menjawab pertanyaan Harian Orbit di Balige Jumat (22/2).

Tentang adanya pertemuan Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak bersama Kadis Kehutanan Ir Alden Napitupulu, Pihak BPN Tobasa, Asisten I Pemerintahan Tobasa Drs Wasir Simanjuntak dengan warga Maranti Utara tanpa dihadiri pihak PLN, tidak mendapatkan komentar dari Kades yang dijuluki periang ini.

Namun Kades mengaku, Bupati Tobasa pandapotan Kasmin Simanjuntak memang ada membeli tanah tidak sampai satu hektar di sekitar lokasi pembangunan PLTA Asahan III. Pembelian itu diketahuinya dari Ramli Silalahi orang Pematang Siantar semasa dianya baru menjabat Bupati Tobasa.

Dituding Jual Tanah

Informasi diperoleh, tanah yang dibeli Bupati Tobasa itu dibuatkan bukan atas nama Pandapotan Kasmin Simanjuntak, namun atas nama anaknya. Itu pun sudah selesai dibangun dan saat ini telah disewakan kepada orang lain.

Tentang adanya pembelian tanah di sekitar lokasi pembangunan asahan III oleh Bupati Tobasa, Kades lagi-lagi membantahnya. Tudingan orang yang menyatakan ada membeli tanah di lokasi dengan harga Rp 700 Juta, kemudian dijual ke PT PLN sebesar Rp 3,8 miliar, kades menyela tidak tau, soalnya saya tidak ada meneken sebesar itu, katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 4 Warga Dusun Batu Mamak, Desa Meranti Utara Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) mengaku keberatan atas anggapan beberapa pihak yang mengatakan, tanah yang mereka tempati dan usahai kawasan hutan lindung, termasuk lahan yang dijadikan lokasi Pembangunan Proyek PLTA Asahan III.

Sebelumnya, Ketua ICW Tobasa Ir Jonggara Manurung dan Ketua Toba Nauli Galumbang Sibarani menyebutkan, pembebasan tanah Asahan III, telah terjadi praktik mafia tanah untuk diperjual- belikan, padahal tanah tersebut diduga bukan milik pribadi tetapi milik negara.

“Kok segampang itu pihak P2T bersama PLN mengucurkan dana pembebasan lahan untuk ganti rugi. Tanah Negara bukan untuk dijual-beli kan,” sebut mereka. Od-44

1 comment

  1. Arie Budiman Manoppo

    Kok Heran ya. Namanya juga KALIBER (KASIH, PEDULI, BERMARTABAT).. Hutan Lindung juga dibabat dan diperjual-belikan. Yang jelas ada Kolusi yg kental dengan Para Pihak yang terkait Katanya tanahnenek moyang mereka…?? Ini akal-akalan lagi dari Si Kasmin. Masyarakat mau dikerahkan untuk menutupi Korupsi yang mereka lakukam. Mosok sih Tanah negara dibeli, lalu dijual lagi ke PLN. Hebat benerr. rencananya sangat matang dan dipersiapkan secara teliti. Inilah Bupati Pilihan Rakyat Tobasa.

Leave a Reply