• Nasdaq :3595.151+38.115 - +1.07%
  • UK Main Index :6703.00+28.26 - +0.42%
  • Australian All Ords :5515.500+13.300 - +0.24%
  • Australian 200 :5531.000+13.200 - +0.24%
  • AUS VS USD :0.9256
  • USD VS JPY :102.325
  • USD VS IDR :11645.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Masalah Proyek DAK, Kadisdik Labusel Bakal Kena Kerangkeng

Dugaan penyelewengan proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sektor pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) telah memasuki pemeriksaan polisi. Banyak pihak menilai, Kadisdik yang bertanggungjawab terhadap proyek itu diperkirakan bakal kena kerangkeng.

Labusel-ORBIT: Akibat Ketidak beresan dalam proses tender, hingga pelaksanaan proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2011 di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Labuhanbatu Selatan, mengundang reaksi sejumlah masyarakat dan beberapa LSM.

Informasi diperoleh yang namanya enggan dipublikasikan menduga, Naga Parlaungan M.Pd Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Labuhanbatu Selatan beserta Sahruddin PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), beberapa waktu lalu telah diperiksa penyidik Polda Sumut.

“Kalau tidak salah, pada Mei lalu kadis diperiksa polisi,” ungkap sumber Senin (18/06). Menurutnya, Naga diperiksa berkaitan dengan pelaksanaan proyek DAK tahun 2011, yang sarat masalah.

Kendati begitu, sumber mengatakan, asas praduga tak bersalah harus dihormati, sehingga secara hukum belum bisa divonis, ada perbuatan melawan hukum ataupun terjadi kolusi dan korupsi dalam pelaksanaan proyek-proyek DAK 2011.

 

Lakukan Nego

Ketua Forum Anti Korupsi Labuhanbatu Raya Frans Harahap menuturkan, sudah selayaknya pihak penegak hukum memberikan perhatian khusus terhadap dugaan proyek bermasalah di Dinas Pendidikan Labuhanbatu Selatan tahun 2011 lalu.

Saya berharap agar kepolisian dan kejaksaan serius menangani proyek bermasalah di dinas pendidikan itu, diduga dari proses tender, sudah tercium adanya rekayasa untuk menetapkan pemenangnya, dan jika kasus benar adanya segera sang kadis selaku pemegang kendali dikerangkeng.

“Kami dari Forum Anti Korupsi Labuhanbatu Raya tidak akan tinggal diam, temuan-temuan di lapangan akan kami sampaikan ke tingkat pusat serta menggelar aksi massa di Mapoldasu dan Kejatisu,” sebut Frans dengan nada tinggi.

Beberapa pekan lalu, Naga Parlaungan M.Pd Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Selatan diduga berangkat menuju Medan, guna melakukan negoisasi (86-red) untuk meghentikan kasus tersebut di Unit Tipikor Poldasu.

Sementara itu, Naga Parlauangan M. Pd ketika dikonfirmasi Harian Orbit tentang kebenaran kabar tersebut, enggan membalas pesan singkat yang dikirim. Od-26

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login