«

»

Massa Desak Tunda Kredit PT SOL

 Massa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pahae saat berunjukrasa di kantor PT SOL, Desa Silangkitang, Pahae Jae, Taput, Rabu (29/1).Foto|Rinto Aritonang

Massa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pahae saat berunjukrasa di kantor PT SOL, Desa Silangkitang, Pahae Jae, Taput, Rabu (29/1).Foto|Rinto Aritonang

 

Taput-ORBIT: Keberadaan PT Sarulla Operation Limited (SOL) sebagai konsorsium perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Desa Silangkitang, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, kembali dikecam oleh warga di lokasi itu.

Ratusan warga, mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pahae berunjukrasa di depan kantor PT SOL di Desa Silangkitang, Pahae Jae, Taput, Rabu (29/1). Mereka
meminta agar Development Bank (ADB) menunda pencairan kredit untuk PT SOL.

Di bawah pimpinan kordinator aksi Pasonly Siburian, massa menyebutkan unjukrasa yang digelar merupakan aksi lanjutan. Harapan warga agar pihak perusahaan pembangkit listrik ini memberikan jawaban riil dari poin tuntutan massa.

“Hingga saat ini, PT SOL tidak bisa memaparkan secara rinci soal amdal serta pengakomodir tenaga kerja dari warga setempat,” teriak massa.

Bahkan, disebutkan Pasonly, dampak dan resiko yang bisa timbul dari pipa pipa saluran yang dipasang perusahaan melalui permukiman warga juga harus dijelaskan secara transparan.

Demo massa nyaris ricuh, diduga PT SOL sengaja membenturkan massa pengunjukrasa dengan warga lainnya, untuk menggagalkan aksi itu. Namun akhirnya demo  berjalan aman di bawah penjagaan ketat aparat dari Polres Taput.

Massa menyampaikan beberapa tuntutan selain meminta ADB meninjau ulang pemberian kredit kepada PT SOL, perusahaan ini juga diminta menghentikan seluruh kegiatan, menolak dengan tegas upaya pembentukan Komite panas bumi tanpa melibatkan putra Pahae, serta beberapa poin pengakomodiran hak hak warga sekitar.

Mereka diterima Industan Sitompul, Eksternal Relation PT SOL yang menyakinkan massa untuk meneruskan poin poin tuntutan itu kepada pimpinan perusahaan.

 

Laporan|Rinto Aritonang.
Editor|Irma

1 ping

  1. Evan

    .

    good!!

Leave a Reply