• Nasdaq :3533.086+45.233 - +1.30%
  • UK Main Index :6584.17+42.56 - +0.65%
  • Australian All Ords :5432.600+20.000 - +0.37%
  • Australian 200 :5441.500+21.200 - +0.39%
  • AUS VS USD :0.9355
  • USD VS JPY :102.0215
  • USD VS IDR :11431.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Pedagang Buku Tak Mau Pindah ke Jalan Pengadaian

FOTO 4

 

Medan-ORBIT: Polemik relokasi pedagang buku Lapangan Merdeka Medan ke Jalan Penggadaian (foto) terus berlanjut.

Informasi dikumpulkan Harian Orbit, hingga Minggu (10/2), diketahui 192 pedagang buku masih bersikukuh tidak mau dipindahkan, meskipun 180 lapak pedagang di kawasan itu sudah selesai dibangun Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Menurut pedagang, Jalan Pegadaian bukan aset Pemko Medan sehingga legalitasnya tidak jelas. Selama ini, Jalan Pegadaian itu merupakan aset PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Ketua Asosiasi Pedagang Buku Lapangan Merdeka (Aspeblam) Donald Sitorus menegaskan, jika dipindahkan, mereka khawatir akan menimbulkan masalah baru lagi karena PT Kereta Api Indonesia (KAI) bisa saja menggusur mereka.

Tidak Akan Ada Masalah

Karena itu sebelum dipindah, pedagang meminta Pemko mengeluarkan dulu surat perjanjian sebagai jaminan untuk tempat pedagang berjualan di Jalan Pegadaian.

“Kalau tidak ada itu, kami tidak akan pindah. Kami tidak mau nanti akan menjadi masalah di kemudian hari. Apalagi Jalan Pegadaian bukan aset Pemko Medan,” kata Donald Sitorus.

Donald mengatakan, pedagang buku di Lapangan Merdeka yang berjumlah 192 orang itu tidak ingin lagi dipindah-pindah setelah direlokasi ke Jalan Pegadaian.

Sebelum direlokasi ke Lapangan Merdeka, mereka berdagang di Titi Gantung. Mereka berharap nantinya Jalan Pegadaian menjadi relokasi terakhir sehingga harus ada jaminan dari pemko.

Menyikapi persoalan itu, Walikota Medan Rahudman Harahap menegaskan, saat ini kawasan Jalan Pegadaian itu sudah aset Pemko Medan. Dia menjamin tidak akan ada masalah yang dihadapi pedagang nanti. Or-12

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login