bennerorbit

«

»

Pembayaran THR Tidak Sesuai, Karyawan Demo CV Horas

Medan-ORBIT: Puluhan karyawan CV Horas menuntut agar perusahaan itu segera membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan yang tidak sesuai dengan nilai tahun sebelumnya.

Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Sumut, Usaha Tarigan selaku perwakilan karyawan CV Horas, Senin (13/4), mengatakan CV Horas tidak membayar THR sesuai dengan nilai tahun sebelumnya.

Selama ini THR yang diberikan CV Horas nilainya lebih dari satu bulan gaji. Namun pada tahun ini, THR yang diberikan hanya satu bulan gaji. “Dulu THR dibayar lebih, kini hanya satu bulan gaji,” jelas Usaha Tarigan.

Karena terjadinya perubahan THR tersebut, karyawan kemudian melakukan aksi demo guna menuntut pihak pengusaha CV Horas membayar  THR seperti tahun yang lalu. Namun pihak perusahan tetap bertahan dan hanya memberikan THR dengan jumlah satu bulan gaji.

Menurut Usaha Tarigan, Peraturan Menteri (Permen) Tenaga Kerja No 4/1994 tentang THR keagamaan bagi pekerja di perusahaan menjelaskan, THR adalah pendapatan pekerja yang wajib dibayar oleh pengusaha kepada pekerja atau keluarganya menjelang hari raya keagamaan berupa uang atau bentuk lainnya.

Kabid Pengawasan Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Medan Subono mengatakan, THR keagamaan yang diberikan CV Horas sudah sesuai dengan Permen Tenaga Kerja/ No.4/ 1994 dimana pengusaha telah memberikan satu bulan gaji .

Jika yang dipersoalkan kekurangan pembayaran THR oleh karyawan, ini telah masuk pada masalah hubungan kerja. Dan permasalahan ini tentu akan diselesaikan bidang pengawas.

“Kita lihat nanti apakah tuntutan ini ada kaitanya dengan hubungan kerja,” ujar Subono.

Hal senada juga dikatakan pegawai pengawas tenaga kerja Dinsosnaker Medan Jhon Rumapea. Menurutnya, pemberian THR itu sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Karena belum tercapainya kesepakatan atas masalah pembayaran THR di perusahaan CV Horas ini, rencananya pengusaha dan karyawan akan duduk bersama  membicarakan masalah ini di kantor Dinsosnaker Medan, Selasa (14/8). “Akan dilanjutkan pembicaraanya di Dinsosnaker,” ujar Subono. Om-36

Leave a Reply