bennerorbit

«

»

Penahanan Anggota Panwaslu Humbahas Ditangguhkan

Humbahas-ORBIT: Baru beberapa minggu Taslim Bacin mendekam di tahanan Mapolres Humbahas, tiba-tiba mendapatkan penangguhan dari Polres Humbahas. Anggota Panitia Pengawasan Pemilihan Umum Kabupaten Humbang Hasundutan (Panwas Humbahas) itu terjerat hukum atas laporan masyarakat karena diduga memalsukan identitas.

Lembaga Adavokasi Hukum Masyarat Humbahas (LAMHAS) menuding opknum tersebut melakukan penggandaan identitas pada seleksi penerimaan anggota Panwaslu Kabupaten. Hal tersebut dinilai telah melanggar UU RI No. 15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan Pemilu, dan dapat dianggap telah merusak citra pengawasan penyelenggaraan Pemilu yang dinilai bersih dan jujur dimata hukum.

Sementara Kapolres Humbahas AKBP Heri Sulismono Sik SH sepertinya tak berkutik, saat dikonfirmasi wartawan belum lama ini beralasan memberikan penangguhan terhadap anggota Panwaslu Taslim Bacin karena masih menunggu berkas dinyatakan P21 tahap 2.

Selain itu yang bersangkutan dijamin oleh Ketua Departement Agama dam Ketua Panwaslu Kabupaten, dan yang bersangkutan diperlukan di Panwas, jawabnya.

Ditanya apa hubungannya dengan Ketua Departement Agama sehingga memberi jaminan, Heri menjawab, ”saudaranya dan Bacin merupahkan pengajar juga di salahsatu madrasah di Humbahas”.

 

Cacat Hukum

Sekaitan dengan itu, Ketua Lembaga Advokasi Hukum Masyarakat Humbahas (LAMHAS) Burju Sihombing SH kepada wartawan Minggu (17/2) mengatakan, prihatin dan menilai Polres Humbahas diduga telah mempermainkan hukum di. Karena timbul indikasi “bargaining komitment” atau ajang bisnis untuk kepentingan pribadi.

Akibatnya, menimbulkan ketidakpastian hukum dari Polres Humbahas bagi masyarakat pencari keadilan, sehingga bisa berakibat fatal bahwa masyarakat tidak percaya lagi terhadap penegak hukum di Kabupaten Humbahas, khusunya Polres Humbahas.

Maka itu katanya, rencana kami atas nama Lembaga Advokasi Hukum Masyarakat Humbahas (LAMHAS) akan membawa kasus ini ke komisi kepolisian dan Propam Polda Sumatera Utara, karena kami menganggap penyidik Polres Humbahas sudah memperdagangkan hukum, tandasnya.

Satu hal perlu ditegaskan, tertangkapnya anggota Panwas Taslin Bacin bukan berarti terhalangnya pemilukada, karena ada ketentuan dan mekanisme yang mengatur itu semua. Oleh karena itu, pelaksanaan pengawasan pemilu di Humbahas rentan dengan ketidakjujuran, melihat SDM dan kualitas oknum pengawas pemilu tidak berkualitas” tegasnya.

Berkaitan dengan itu pula, publik harus tahu bahwa pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Humbahas pada Periode ke dua kemarin yang dimenangkan Bupati Maddin Sihombing bersama pasangannya adalah “Cacat Hukum” tegas Sihombing.

Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Humbahas Jahormat Lumban Toruan Ssos ketika ditanya mengatakan, yang bersangkutan diperlukan di Panwas. Namun proses hukum yang dijalani salah satu anggotanya itu tetap berjalan.

Ditanya apakah dengan diberikannya jaminan penangguhan kepada yang bersanggkutan bukan berarti mengahalangi jalannya proses hukum, Jahormat tidak berani berkomentar. Anehnya, dia sempat mengarahkan wartawan untuk konfirmasi ke Panwas Propinsi. Od-60

Leave a Reply