«

»

Pengadaan Lampu Hias Labusel Terindikasi Dikorup

Medan-ORBIT: Dugaan korupsi pengadaan lampu jalan di Kotapinang, Labusel Rp498 juta muncul ke permukaan.

Informasi dikumpulkan Harian Orbit, hingga Selasa (27/3), diketahui kasus itu sudah ditangani Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu).

Aktivis LSM di Labusel S Ritonga mengaku dugaan korupsi pengadaan lampu hias yang dikerjakan CV Runi sudah pernah diperiksa di Satuan Tipikor Poldasu.

“Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial TP dan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Labusel berisial MT sempat diperiksa. Begitu juga pemilik CV Runi,” ungkapnya.

Namun kata dia, belakangan penanganan kasus itu terkesan kabur dan belum ada seorang pun yang menjadi tersangka.

Sedangkan Ketua Fraksi PDIP DPRD Labusel, Barani Isroil minta kepolisian menuntaskan pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan lampu jalan di Kotapinang yang anggarannya berasal dari APBD 2009 senilai Rp498 juta.

Pasalnya, proyek pengadaan ini dianggap percuma karena tidak berfungsi, bahkan ditengarai merugikan keuangan negara dalam jumlah yang cukup besar.

“Poldasu harus segera mengusut tuntas. Aroma korupsi dalam kasus itu sangat menyengat,” kata dia. Sedangkan Kepala Satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumut Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yudha menegaskan, kasus tersebut belum ada dilaporkan.

Dia mempersilakan warga yang memiliki data terkait dengan proyek ini segera melaporkannya ke satuan tipikor polda untuk dilakukan pengusutan.

“Satuan Tipikor belum ada memeriksa kasus pengadaan lampu ini. Kalau ada warga yang ingin melaporkannya silakan datang ke satuan tipikor biar ditindaklanjuti,” tandasnya.Or-06

Leave a Reply