«

»

Pengumuman Pengangkatan Honorer Pemko Medan Diduga Dipalsukan

BKD Medan  mengaku Tidak Tahu Menahu

Medan-ORBIT: Pengumuman 251 tenaga honorer kategori I  di jajaran Pemko Medan  yang dikeluarkan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  RI  dan diumumkan lewat media dan papan pengumuman Kantor Walikota Medan  masih diduga dipalsukan.

Isu yang beredar menyebut, ada tenaga honorer angkatan 2008-2009  justru dipalsukan dan  masuk dalam daftar angkatan 2004  lulus verifikasi  yang SK pengangkatannya  disahkan per 1 Januari 2005.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah  (BKD) Pemko Medan, H Parluhutan Hasibuan  ketika dikonfirmasi, Sabtu (7/4), mengaku tidak tahu menahu soal ada nama-nama tenaga honorer kategori I  yang sudah dikeluarkan Kementrian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi.

Parluhutan cuma menyebut daftar nama-nama 251 Tenaga Honorer yang sudah diumumkan itu  hasil verifikasi dan validasi dari  BKN dan BPKP Pusat berdasarkan PP No 48 Tahun 2005 jo PP No 43 Tahun 2007.

“Saya tidak tahu menahu  soal ada pemalsuan data pengangkatan sebagai  tenaga honorer Kategori  I yang sudah kita terima daftarnya dari  Pusat,”kataParluhutan menampik tudingan.

Tercatat dari 400-an daftar nama tenaga honorer kategori I yang diusulkan BKD Medan,  hanya 251  yang dinyatakan lolos, sementara sekitar 162  tenaga honorer  lainnya  dinyatakan  tidak  memenuhi kriteria (TMK) alias tidak lulus.

Tenaga Honorer dari DinasPertamanan Medan  yang paling banyak  tak lulus, ada sekitar 161orang, menyusul kemudian Dinas Kebersihan Kota Medan sebanyak 22 Orang dan sisanya dari Dinas terkait jajaran Pemko Medan.

Banyaknya keluhan dan  banjirnya pengaduan sejumlah elemen masyarakat yang  menolak hasil verifikasi dan validasi Pengangkatan tenagaHonorer Kategori I  Pemko Medan,  Kementrian Pedayagunaan AparaturNegara dan Reformasi Birokrasi  ‘terpaksa’ mengeluarkan ketentuan yangmemberikan kelonggaran selama kurun waktu 14 hari kepada publik. Jika kemudian ditemukan ada  pemalsuan  data tenaga honorer,  harus dilakukan penelitian kembali oleh Tim verifikasi dan validasi terumatama hasil pengumuman dan pengaduan masyakarakat.

Bola Panas Ketentuan yang diberlakukan Kementrian Pemberdayagunaan Negara dan Birokrasi Reformasi membuat kalangan petinggi BKD Pemko Medan kelimpungan.  Sepertinya BKD Pemko Medan sengaja melempar “Bola Panas” yang akan berbuntut panjang- di mana puluhan tenaga honorer yang masuk  dalam database pengangkatan tahun 2004  namanya tidak keluar dalam pengumuman. Sebaliknya, sejumlah tenaga Honorer yang masuk tahun 2008-2009 namanya tercantum dalam pengumuman.

Disebut-sebut, dalam penerimaan dan pengiriman data tenaga honorer ke Kementraian Pendayaanguaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi, diduga  adapermainan yang melibatkan SKPD.Or-07

Leave a Reply