«

»

Pengusutan Dana BOS SMPN 6 Asahan Tak Layak Dilakukan Inspektorat

Asahan-ORBIT: Dugaan permainan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pengadaan buku tulis menyeruak. Kali ini, menimpa siswa salah satu sekolah favorit di Asahan.

Informasi dikumpulkan Harian Orbit, hingga Jumat (14/9), diketahui Siswa Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Kisaran yang selama ini merupakan sekolah terbaik di Asahan justeru tidak memiliki buku cetak saat belajar.

Kepala Lembaga Bantuan Hukum Pos Asahan-Tanjungbalai, Imam Syahtria menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan  membentuk tim independen untuk mengungkap kasus dana BOS.

“Kalau ingin transparan, maka seharusnya dibentuk tim indenpenden,” kata Imam. Menurut dia, dana pendidikan itu menyangkut kepentingan publik yang paling dasar.

Karena sudah ada dugaan terjadi penyelewengan, lanjut Imam, sangat tidak layak jika yang memeriksa orang dalam Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

“Bila pemeriksaan dilakukan oleh tim Inspektorat, maka masyarakat tidak akan percaya. Selain itu hasil pemeriksaan hanya diketahui Bupati Asahan, karena hasil hasil pemeriksaan Inspektorat tidak untuk dipublis,” ucapnya.

Imam Syahtria juga menyebut, mengemukanya dugaan penyelewengan dana BOS tersebut hanya akan leyap begitu saja, jika tidak dibentuk tim independen. “Bisa-bisa kasus ini akan menjadi alat bargaining,” ketus dia.

Sedangkan Wakil Bupati Asahan, Surya mengatakan segera menurunkan tim inspektorat untuk memeriksa penggunaan dana BOS untuk pengadaan buku ke seluruh sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMP.

Sesuai dengan prosedur pengawasan, kata dia, pihaknya akan menurunkan tim Inspektorat untuk mengusut persoalan ini hingga tuntas.

Namun dia belum dapat memastikan apakah kasus ini akan menjalar ke ranah hukum. “Itu tergantung kebijakan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang,” kata dia.

Namun Surya mengingatkan, dalam memandang persoalan dugaan penyelewengan dana BOS ini, Pemkab Asahan tidak bersikap main-main. Buktinya, lewat beberapa langkah yang telah mereka tempuh.

Di antaranya menggelar ekspos ke publik secara langsung tentang penggunaan dana APBD oleh semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Od-Win

1 ping

  1. Alberto

    .

    ñýíêñ çà èíôó!

Comments have been disabled.