• Nasdaq :3588.805+28.857 - +0.81%
  • UK Main Index :6672.96-8.80 - -0.13%
  • Australian All Ords :5502.200+35.100 - +0.64%
  • Australian 200 :5517.800+38.500 - +0.70%
  • AUS VS USD :0.9287
  • USD VS JPY :102.255
  • USD VS IDR :11630.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Penyanyi Kibot Tewas Dibakar Mantan Suami

Medan-Orbit : Deni Frestika Lase,27, akhirnya tewas setelah dibakar oleh mantan suaminya Jhon alias Tommy,38. Walau sempat dilakukan perawatan secara intensif di RSUP H Adam Malik, Selasa (20/3) sekira pukul 03.00 Wib, korban pun akhirnya meregang nyawa. Suasana duka menyelimuti rumah korban apalagi saat dua anak korban Joe,3, dan Ilham,5, datang bersama bibinya untuk melihat jenazah ibunya untuk terakhir kalinya.

Sementara itu, Polres Lubuk Pakam telah mengamankan tiga tersangka pelaku pembakaran yang berinisial JS (37), warga Kecamatan Beringin, Jo (17),warga Jalan Kirab Remaja Nasional Lubuk Pakam, dan FU(24), warga Pasar VI, Desa Sidodadi, Kecamatan Beringin. “Ketiganya melanggar pasal 340 KUHap, subsider 187 KUHap dengan ancaman seumur hidup,” ujar Kapolres Lubuk Pakam, AKBP Wawan Munawar.

Menurut keterangan paman korban, Adnan Yahya, korban sempat pulang ke rumah neneknya di Jalan Bersama Gg Amal Medan Tembung, berhubung neneknya sakit 3 minggu yang lalu. “Sebelumnya, almarhum sempat teleponan dengan saya sebelum meninggal. Ia mengatakan bahwa mantan suaminya kerap telepon dia untuk meminta rujuk. Cuma almarhuma tidak mau, karena semasa menikah ia kerap disakiti oleh mantan suaminya itu,” terang Adnan.

Perceraian mereka menurut pamannya terjadi 6 bulan yang lalu, disebabakan karena sering cek cok dan mantan suaminya suka berlaku kasar. Setelah bercerai, korban sempat membawa kedua anaknya tinggal bersama neneknya. Tak lama mereka rujuk lagi setelah dijemput lagi oleh mantan suaminya untuk tinggal bersama. Setelah berpisah, korban mengontrak rumah milik Zulfan, di Jalan Lubuk Pakam-Pantai Labu gang Blora Desa Sidodadi Remunia Kecamaran Berigin Deli Sedang.

Menurut keteranag  saksi mata, Zulfan Suhedi ,38, yang merupakan pemilik kontrakan rumah dan hanya dipisahkan tembok pemisah yang terbuat dari triplek. Sebelumnya Eka pulang ke rumah kontrakannya untuk istrirahat usai bekerja , Minggu (18/3) pukul 23.00 WIB. Waktu itu ia diantar oleh temanya dengan mengendarai sepedamotor. Sejam kemudian, Zulfan Suhedi mendengar ada nada panggil handphone milik Eka, namun tidak diangkatnya.

“ Tak lama kemudian, sekira pukul 03.00 WIB, saya mendengar ada suara menjerit minta tolong dari kamar Eka, saat itu saya bangunkan istri saya. Setelah bangun kami lihat dari arah kamar Eka ada kepulan asap. Saya pun membangun dua anak saya dan membawa mereka keluar. Lalu saya pergi ke arah rumah Eka dan mendobrak rumahnya, saat itulah saya lihat korban sudah terbakar,’ terang Zulfan di rumah duka.

Dibantu oleh warga, akhirnya api yang menyambar di tubuh korban pun berhasil dipadamkan, korban pun dibawa ke RSUD Deli Serdang. Di perjalanan, Eka sempat mengatakan kepada tetangga yang mengantarkannya, kalau ia disiram 3 liter bensin oleh mantan suaminya melalui jendela kamarnya. Tak lama di RSUD Deli Serdang, Eka pun dipindahkan ke RSUP H Adam Malik, karena luka bakarnya terlalu serius.

Humas RSUP H Adam Malik, Sairi Saragih ketika dikonfirmasi membenarkan warga Desa Sidodadi, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang itu meninggal dunia. “Ya benar, jam 3 dini hari tadi dia meninggal. Kondisi terakhir sebelum korban meninggal sangat memprihatinkan. Luka bakar yang dialami korban mencapai 95 persen,” terangnya. Om-14/Om-29

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login