• Nasdaq :3487.853+13.22 - +0.38%
  • UK Main Index :6566.16+24.55 - +0.38%
  • Australian All Ords :5412.600+32.300 - +0.60%
  • Australian 200 :5420.300+32.100 - +0.60%
  • AUS VS USD :0.9362
  • USD VS JPY :102.255
  • USD VS IDR :11436.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

PKS Siringo-ringo Diduga Buang Limbah ke Sungai Bilah

Rantauprapat-ORBIT: Pabrik Kelapa Sawit milik PT Siringo-ringo di Rantauprapat terus jadi sorotan. Informasi dikumpulkan Harian Orbit, hingga Rabu (27/6), diketahui PKS itu membuang limbah ke Sungai Bilah. Akibat limbah itu, air Sungai Bilah keruh. Diduga air sudah tercemar limbah.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Pemkab Labuhanbatu, Romiduk Sitompul mengatakan, segera turun ke lapangan melihat kondisi pencemaran limbah itu. Menurutnya, jika memang Sungai Bilah tercemar limbah, maka bisa berdampak buruk terhadap lingkungan.

“Kita akan turun ke lapangan melakukan pengecekan. Kalau memang perusahaan itu membuang limbah ke sungai, kita akan melakukan teguran peringatan pertama untuk diperbaiki kebocoran yang terjadi,” kata Romiduk.

Dijelaskan, bila peringatan pertama, kedua hingga keempat tidak diindahkan maka persoalan ini akan diajukan ke polisi. Karena, Perusahaan yang tidak mengindahkan peringatan pemerintah daerah sampai teguran bisa menjadi bukti-bukti bagi penyidik kepolisian untuk melanjutkan sanksi pidana.

Dikatakan, selain sanksi dari pemerintah, juga ada ketentuan dari badan yang memantau produk PKS yakni, RSPO dan ISO14000. PKS harus dapat memenuhi prinsip dan kriteria yang ditetapkan RSPO untuk produksi dan penanganan limbahnya.

Humas PT Siringo-ringo Susanto, saat dikonfirmasi membantah perusahaannya membuang limbah yang bermuara ke Sungai Bilah.” Kita punya penampungan, jadi enggak ada buang limbah ke sungai,” katanya. Namun saat disinggung adanya air berwarna pekat mengalir ke Sungai Bilah, dia berdalih kemungkinan akibat hujan. Padahal hujan sudah sejak beberapa pekan belakangan ini belum turun. Or-06

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login