• Nasdaq :3534.532+1.446 - +0.04%
  • UK Main Index :6625.25+41.08 - +0.62%
  • Australian All Ords :5444.800+32.200 - +0.59%
  • Australian 200 :5454.200+33.900 - +0.63%
  • AUS VS USD :0.9327
  • USD VS JPY :102.425
  • USD VS IDR :11420.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Polda Kantongi Bakal Tersangka Kasus BB Rekondisi di Plaza Millenium

Medan-ORBIT:Pengusutan kasus ponsel BlackBerry (BB) rekondisi di Plaza Millenium, , Jalan Kapten Muslim Medan, memasuki babak baru.

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) memastikan bakal ada tersangka dalam kasus ini.

Informasi dikumpulkan Harian Orbit, hingga Minggu (23/9), diketahui Ditreskrimsus Polda Sumut menyita 137 unit BB rekondisi dari berbagai tipe dari lima toko di di Plaza Millenium.

Yakni, toko Home BlackBerry, Toko Sumber Ponsel, Toko Dragons 88,Toko Phenic, dan Toko Fortune. BlackBerry bekas yang disulap seolah menjadi barang baru itu dipasok oleh dua perusahaan dari Jakarta, yakni CV Catur Utama dan CV Telekomunikasi Nasional.

Muncul permintaan, Polda segera memanggil Pimpinan Pengelola Plaza Millenium, Herri Zulkarnain untuk dimintai keterangan terkait beredarnya BB rekondisi di Plaza Millenium.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut Komisaris Besar (Kombes) Pol Sadono Budi Nugroho, mengatakan pihaknya menunggu hasil pemeriksaan yang terkahir dilakukan minggu depan.

“Memang sampai saat ini tersangkanya belum ada yang kami tetapkan. Namun, kami tetap menunggu hasil pemeriksaan terakhir minggu depan,” ujar Sadono Budi Nugroho.

Sadono mengaku, sudah mendapat beberapa nama yang akan menjadi tersangka terkait dengan penjualan BlackBerry rekondisi dan dijual dengan harga baru tersebut.

“Tunggu saja sampai minggu depan ya, pasti ada tersangkanya. Cuma kita butuh waktu. Soalnya saksi ahli yang kita datangkan dari Jakarta belum juga sampai di Medan. Kalaupun sudah sampai di Medan, kami akan gelar perkara dulu, jadi sabar menunggu saja ya,” kata Sadono.

Menyikapi hal itu, aktivis Lembaga Kajian Masyarakat Marginal (LKMM) Swanda, Minggu (23/9), meminta Polda mencari dalang penjualan BB rekondisi yang telah merugikan masyarakat tersebut.

“Kita ingin Polda menangkap dalang beredarnya ponsel BB rekondisi tersebut. Jangan hanya penjualnya saja. Kan pasti ada pemasoknya,” ungkapnya.

Dia menilai, penangkapan terhadap dalang penjualan BB rekondisi di Plaza Millenium akan berdampak positif. Karena, lanjutnya, akses serta pasokan BB rekondisi ke Plaza Millenium  tersebut akan terhenti.

Selanjutnya, kata Swanda, Polda harus segera meminta keterangan Pimpinan Plaza Millenium Herri Zulkarnain, terkait beredar BB rekondisi itu.

Sebagai pengelola, menurut dia, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan Herri Zulkarnain tentu bertanggunjawab.

“Polda hendaknya jangan mengkesampingkan tanggung jawab pengelola Millenium. Herri harus dimintai keterangannya. Banyak masyarakat yang menjadi korban karena kasus ini,” tukasnya.Or-04

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login