bennerorbit

«

»

Program Medan Sehat Hanya Setengah Hati

training public

 

JPKMS atau Medan Sehat yang digulirkan Pemko Medan sejak tahun 2008 belum maksimal dan banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Bahkan,  Hampir setengah warga Kota Medan tidak belum merasakan dampak langsung program tersebut

Medan-ORBIT: Tidak adanya sanksi tegas terhadap oknum yang bermain dalam pendataan warga yang berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah menimbukan banyaknya oknum kepala lingkungan lebih masukkan pihak-pihaknya untuk menerima bantuan.
“Jamkesmas, JPKMS dan Raskin masih banyak diterima orang-orang dekat oleh kepala lingkungan karena tidak adanya sanksi yang tegas,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Studi dan Advokasi Kebijakan (Elsaka), Bekmi Darusman Silalahi di Hotel Grand Antares Medan, pada saat acara training public service monitoring.
Ditambahkannya, masih banyak masyarakat yang tidak menerima informasi tentang manfaat dan bagaimana mekanisme penggunaan kartu Medan Sehat atau JPKMS dan penyakit apa yang ditanggung JPKMS. Bahkan, syarat-syarat untuk mendapatkan kartu JPKMS relatif tertutup.
Hal ini mengakibatkan hanya orang-orang tertuntu yang sebenarnya tidak berhak memperoleh kartu Medan Sehat yang diberikan oleh lurah dan kepala lingkungan karena hubungan kekerabatan dan dijadikan objek yang diperjual belikan.
Dia menilai program JPKMS atau Medan Sehat yang digulirkan Pemko Medan sejak tahun 2008 belum maksimal dan banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Bahkan,  Hampir setengah warga Kota Medan tidak belum merasakan dampak langsung program tersebut.
Bekmi juga menilai, pelayanan kesehatan di Kota Medan melalui program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Medan Sehat (JPKMS) masih setengah hati.
“Program JPKMS atau Medan Sehat yang digulirkan Pemko Medan sejah 2008 belum maksimal dan banyak dikeluhkan oleh masyarakat,” kata Bekmi saat training publik service monitoring for media maintream jurnalist di Hotel Grand Antares Medan, hari ini.
Disebutkannya, dikota Medan terdapat 39 puskesmas, 40 puskesmas pembantu jika dilihat pemanfaatnya bisa dikatakan masih kurang mengembirakan karena segi kualitas pelayanan yang tentunya masih harus ditingkatkan. Mengingat masyarakat sangat memanfaatkan puskesmas.
Bekmi menyayangkan pihak provider JPKMS (rumah sakit) belum memberikan pelayanan prima terhadap pemengang kartu JPKMS atau Medan Sehat. “Provider sering mengabaikan si sakit ketika mengetahui kalau si sakit yang datang berobat menggunakan kartu Medan Sehat,” katanya.
Bahkan, masyarakat sangat jarang menerima informasi yang jelas tentang manfaat dan bagaimana mekanisme pengguna kartu Medan Sehat tersebut serta jenis penyakit apa saja yang bisa ditanggung.
“Syarat mendapatkan kartu JPKMS relatuf tertutup sehingga hanya orang-orang tertentu yang sebenarnya tidak berhak untuk mendapatkannya,”pungkasnya. Om-20

Leave a Reply