bennerorbit

«

»

Pungut Biaya Jaminan Persalinan, RSU Wahyu Dilapor ke Polisi

 

KEMENTERIAN Kementerian Kesehatan telah membuat kebijakan Jaminan Persalinan (Jampersal) mengratiskan biaya bagi setiap ibu yang melahirkan. Namun, hal itu tidak dindahkan rumahsakit ‘nakal’ di Medan.

Informasi dihimpun Harian Orbit, Selasa (28/8), rumahsakit Wahyu di Jalan Padang Medan melakukan pengutipan biaya Jampersal kepada warga bernama Muhamad Zulham Hasibuan (foto), warga Jalan Pukat V Mandala Medan.

Tidak senang, Muhammad Zulham Hasibuan (32) lantas melaporkan rumahsakit Wahyu ke Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Seituan dengan bukti laporan nomor STPL/2085/VII/2012/Percut soal penipuan penipuan dan penggelapan.

Muhammad yang diwawancarai Harian Orbit, Selasa (28/8), menjelaskan tanggal enam Juni lalu istrinya Elvina br Napitupulu datang ke RSU Wahyu untuk persalinan.

Kemudian pihak rumahsakit yang saat itu diwakili Ibu Ida Ruhiya, Amkeb dan ibu Nani menawarkan kepada pasien Elvina apakah ingin menjadi pasien Jampersal atau pasien umum.

“Kemudian saya memilih sebagai pasien Jampersal dan melengkapi semua persayaratannya karena dengan menggunakan Jampersal katanya biaya persalinan gratis,” sebutnya polos.

Akhirnya, istri Muhammad selesai menjalani persalinan dan melahirkan seorang anak perempuan dengan berat badan 3.4 kg, panjang 43 cm dan kondisi istrinya sehat dan normal.

“Namun, ketika kami bersiap-siap pulang pihak rumah sakit kalau tidak salah namanya Ida kemudian meminta biaya persalinan Rp2 juta. Saya terkejut, katanya pasien Jampersal gratis. Tapi akhirnya saya membayar Rp1 juta dan pihak rumahsakit membuat kwintasi Rp 1 juta tanpa membuat rincian biaya,” katanya.

Bukan hanya itu, Zulham mengaku pihak rumahsakit Wahyu juga tidak mau memberikan surat keterangan lahir anaknya. “Malah ibu Ida dengan nada tinggi mengancam akan mengoyakan berkas anak saya,” katanya.

Sementara itu, Ida Ruiyah yang dikonfirmasi Harian Orbit terkait tudingan itu menyangkal semua keterangan yang disampaikan Muhammad Zulham.

“Dia bukan pasien Jampersal, kita sudah diperiksa di dinas. Dia itu berbohong kalau mengaku pasien Jampersal,” tuturnya. Om-29

Leave a Reply