«

»

Remaja Kebingungan Soal Larangan Merokok

Padangsidimpuan-ORBIT: Sosialisasi Perda Kota Padangsidimpuan Nomor 07/2012 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) menuai tanggapan masyarakat di kota itu.

“Kami bingung bang soalnya perda itu baru kita tahu setelah muncul di Koran,” ujar sejumlah remaja yang sedang merokok bebas di dalam bus angkutan umum Kota Padangsidimpuan, Rabu (20/11).

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Padangsidimpuan Rahmat Nasution menjelaskan, pada BAB II, Perda tersebut menyatakan kawasan tanpa rokok antara lain fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan.

“InI merupakan peringatan keras bagi perokok khususnya di wilayah kota Padangsidimpuan,” kata Rahmat.

Artinya peraturan tersebut menjelaskan, larangan merokok di  sembarang tempat di wilayah kota Padangsidimpuan. Bila tidak diindahkan, dapat  dikenai pasal pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) setempat dengan ancaman pidana kurungan 1 bulan atau denda uang lima juta rupiah.

“Perda inipun sedang gencar disosialisasikan kepada publik supaya mematuhinya agar jangan ada warga yang terjerat hukum atas diberlakukannya Perda ini,” kata Rahmat.

Perda ini ditetapkan di Padangsidimpuan pada tanggal 29 Desember 2012 semasa kepemimpinan walikota sebelumnya Drs H Zulkarnaen Nasution, MM dan ditetapkan pada 22 Juli 2013 dibawah kepemimpinan walikota Andar Amin Harahap SSTP MSi.

 

Laporan|Ikhwan Nasution

Editor|M Asril

Leave a Reply