• Nasdaq :3591.029+33.993 - +0.96%
  • UK Main Index :6681.70-21.30 - -0.32%
  • Australian All Ords :5515.500+13.300 - +0.24%
  • Australian 200 :5531.000+13.200 - +0.24%
  • AUS VS USD :0.9269
  • USD VS JPY :102.275
  • USD VS IDR :11622.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

Sat Lantas Polresta Medan Segera Sidang Lapangan

Penabrakan Wartawan Harian Orbit,

Medan-ORBIT: Lama tak terdengar kasusnya, Sat-Lantas Polresta Medan mengaku telah menerima laporan terkait penabrakan wartawan Harian Orbit Edison Tamba. Polresta Medan pun menegaskan akan segera menggelar sidang lapangan.

Informasi dihimpun Harian Orbit, Senin (23/4), laporan tertanggal 12 April 2012 dengan nomor LP/938/IV/2012/SU/Resta Medan itu tengah dilakukan penyelidikan.

“Karena ada indikasi pemukulannya, maka kita akan pisah berkasnya. Berkas penabrakannya akan kita tangani sesuai prosedur dan pokja,” kata Kasat Lantas Polresta Medan Muhammad Risa kepada Harian Orbit, Senin (23/4).

Sedangkan kasus penganiayaanya, menurut Risa, akan dikembalikan ke Polresta Medan karena ada tindakan kejahatan dan kekerasanya.

Melarikan Diri

Lebih lanjut ia mengatakan, jika sudah cukup bukti maka Sat Lantas Polresta Medan segera melakukan pemanggilan dan penyidikan.

“Namun tetap saja yang disidik adalah kasus tabrakan itu. Salahsatu caranya adalah dengan sidang lapangan di lokasi kejadian,” terang Risa.

Sedangkan untuk kasus penganiayaan, terang Risa, tidak akan dicampuri Sat Lantas Polresta Medan. Pasalnya, kasus itu sudah beda perkara. Dan akan dikembalikan ke Polresta Medan yang pertama kali menangani kasus tersebut.

“Yang jelas nanti akan saya cek lagi laporannya agar bisa kita lakukan  pemanggilan terhadap penabrak dan sidang lapangan,’ terangnya lagi.

Diketahui, wartawan Harian Orbit  Edison Tamba ditabrak mobil Toyota Fortuner BK 555 PI di Jalan Gaperta Medan.

Ketika ditabrak dari belakang, pengendara mobil langsung keluar dari mobil dan memukuli korban di bagian pipi kiri dan pelipis.

Saat itu korban yang sempoyongan karena pukulan langsung dikerumuni warga dan aparat TNI yang berada di lokasi. Melihat itu, pelaku pun langsung melarikan diri. Om-14

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login