bennerorbit

«

»

Soal Dana Insentif Rp 3,570 M di Taput Saling Tuduh

Kantor Diknas Taput

 

Para tenaga pendidik di Tapanuli Utara (Taput), sampai kini belum menerima dana insentif dari pemerintah. Menurut kabar, dananya bukan tidak turun tetapi ada oknum yang sengaja mengedapkan untuk mencari keuntungan pribadi. Anehnya antar instansi saling tuduh.

Tarutung-ORBIT: Dana insentif guru dari pemerintah pusat sebesar Rp 1.785.000.000, telah diterima Pemkab Taput melalui Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Asset (Dipenloka dan Asset) pada Maret 2012, atau tahap pertama (triwulan pertama).

Untuk tahap kedua (triwulan kedua) pada Juni 2012 Pemkab Taput juga sudah menerima dana sebesar Rp1.785.000.000. Namun kenapa hingga saat ini belum melakukan pembayaran?

Ada dugaan, dana yang sudah terkirim sebesar Rp 3.570.000.000, ke Kasda Taput tersebut sengaja disimpan untuk tujuan mencari keuntungan, karena dana tersebut disimpan di Bank Sumut.

Belum dibayarkannya tunjangan/dana insentif untuk para guru PNS yang non sertifikasi di Taput sepertinya sengaja dilakukan oleh pihak-pihak terkait di Pemkab Taput.

 

Saling Tuduh

Berdasarkan data diperoleh, Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dipenloka Taput selaku stake holder untuk mencairkan dana untuk para pahlawan tanpa jasa tersebut, seolah-olah mengulur ulur waktu untuk tujuan tidak jelas. Sebab pemerintah pusat sudah 2 kali melakukan pembayaran, atau melakukan pengiriman ke Kas Daerah (Kasda) Taput.

“Bisa saja pihak Dinas Pendidikan dan Dipenloka Taput sengaja mengulur ulur waktu melakukan pembayaran dana insentif tersebut. Bahkan tak tertutup kemungkinan, dana sengaja diendapkan untuk mencari keuntungan. Untuk itu, nanti akan kita panggil Dinas Pendidikan Taput untuk meminta penjelasan mereka kenapa hingga saat ini belum membayarkan dana tersebut,” tandas Ketua Komisi A DPRD Taput Jasa Sitompul SH MH kepada wartawan Rabu (25/7).

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Taput Rudolf Manalu kepada wartawan mengatakan, surat permohonan untuk dilakukan permbayaran sudah dikirimkan ke Dipenloka Taput. ”Suratnya sudah kita kirim ke Dipenloka Taput untuk segera dilakukan pembayaran/pencairan,” tukas Rudolf Manalu.

Namun ketika hal ini dikonfirmasi ke Dipenloka Taput, pihaknya belum menerima surat permohonan pembanyaran/pencairan dari Disdik makanya belum dibayar ke Dinas Pendidikan Taput.

“Kita belum menerima surat permohonan untuk pencairan/pembayaran, ucap Sekretaris Dipenloka D. Butar-butar terkesan saling tuduh. Od-Rin/Od-bin

Leave a Reply