«

»

Terekam CCTV, Warga Kisaran Diperas Oknum Polisi

Tanjungmorawa-ORBIT: Keluarga M Joy Nasution alias Joy (35) mengaku diperas uang Rp10 juta oleh oknum petugas Polres Asahan berpangkat Aiptu Iskandar. Pemerasan dilakukan oknum polisi agar, Joy dituduh terlibat kasus pengeroyokan tidak disertakan namanya dalam kasus narkoba.

Merasa takut dan terancam, maka Joy warga Jalan Sudirman, Gang Damai, Lingkungan 3, Kelurahan Kota Kisaran Barat, memberikan uang Rp10 juta kepada Aiptu Iskandar. Setelah diusut pihak keluarga ternyata alasan Aiptu Iskandar hanya akalan-akalannya saja.

Buktinya, Joy tetap dituduh terlibat sebagai pemain narkoba sesuai Berita Acara pemeriksaan (BAP) dibuat penyidik polisi, berdasarkan pengakuan Rudi dan tanpa ada barang bukti.

Merasa sudah diperas, Munika Ray alias Muni (33) istri Joy meradang. Dirinya pun langsung meminta kembali uang Rp10 juta kepada Aiptu Iskandar di salahsatu mini market di kawasan Kota Kisaran, beberapa waktu silam.

Diceritakan Muni, suaminya (Joy) diamankan petugas dalam kasus pengeroyokan terhadap Masdar Batu Bara (40). Dalam pengakuan Rudi, Aiptu Iskandar mengatakan Joy terlibat kasus narkoba. Takut terlibat, Muni memberikan uang Rp10 juta sesuai permintaan Aiptu Iskandar, agar nama suaminya tidak dimasukkan dalam BAP

“ Uang Rp10 juta, aku langsung berikan kepada Aiptu Iskandar di di salahsatu mini market di Kisaran. Dan pemberian berlangsung terekam CCTV mini market,” kata Muni.

Belakangan, begitu Joy tertangkap dengan tuduhan melakukan pengeroyokan, namanya tetap disebut-sebut sebagai pemain narkoba. Merasa tertipu, Muni coba mendatangi Aiptu Iskandar yang kini bertugas di Polsek Labuhan Ruku, sebelumnya berdinas di Polres Asahan.

Kepada Muni ketika ditemui di rumahnya, Aiptu Iskandar menyatakan uang RP10 juta itu telah diserahkan kepada juper Kameda di Sat Narkoba yang menangani kasus Rudi dan dirinya hanya mendapat bagian Rp500 ribu.

“Kami cuma dapat Rp500 ribu, selebihnya mintalah sama Kameda,”hardik Aiptu Iskandar kepada Muni di hadapan wartawan ketika ditemui di rumahnya di dearah Kelurahan Sentang, Kisaran, beberapa waktu lalu.

Saat itu Aiptu Iskandar dalam keadaan bertelanjang dada dan hanya mengenakan handuk melilit di bagian bawah tubuhnya, karena hendak mandi dan menunaikan Sholat Magrib.

Sebelum kehadiran Muni di rumahnya, Aiptu Iskandar sempat membeber ulah mantan atasannya, AKP Napsanto (mantan Kasat Narkoba Polres Asahan yang telah dinonjobkan) kepada wartawan. Polisi berkepala plontos itu bilang, baru beberapa bulan jadi Kasat Narkoba, mantan atasannya itu sudah bisa buat rumah seharga Rp2 miliar.

Ketika ditanya soal uang 10 juta yang pernah ia terima dari Muni, Aiptu Iskandar berterus terang mengatakan uang tersebut telah dibagi-bagikan. “Uang itu sudah dibagi-bagi. Saya dapat 500 ribu. Jadi gak mungkin, kalau saya yang harus mengembalikan semuanya,”jawab Iskandar.

Terpisah, Joy yang mendekam di Lapas Labuhan Ruku membeber keburukan oknum polisi di Polres Asahan yakni Brigadir Brimen Sihotang selaku juper dalam kasus pengeroyokan terhadap Masdar Batu Bara.Od.Gam

Leave a Reply