bennerorbit

«

»

Tidak Berani Beberkan Nama 15 PTS yang Buka Kelas Jauh, Kopertis ‘Menyesatkan’ Masyarakat

Fot.HL.5Foto: Ilustrasi, Ist

 

Medan-ORBIT:Kesepakatan antara 15 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang membuka kelas jauh dengan Kordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah Sumut-NAD berujung kecaman.

Pasalnya, keengganan Kopertis mengungkap nama-nama PTS itu dianggap menyiratkan kesan Kopertis melindungi PTS yang selama ini dianggap nakal.

Kepala Kopertis Wilayah Sumut-NAD Prof Dian Armanto, MPd, MA, Msc PhD mengatakan, kesepakatan pernyataan dengan 15 PTS itu sebagai langkah awal agar PTS tersebut tidak lagi membuka kelas jauh.

“15 PTS yang sudah kita panggil dan membuat pernyataan, nama PTS nya nanti saja, belum saatnya dipublikasikan,” kata Dian.

Ke-15 PTS nakal itu, kata Dian, dipanggail membuat pernyataan agar tidak lagi membuka kelas jauh. Jika terbukti kembali membuka kelas jauh, maka Kopertis akan mencabut izin kampus tersebut.

 

Pembodohan

Menyikapi hal itu, Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Sumut Mayjen Simanungkalit menuding tindakan Kopertis Wilayah Sumut-NAD menyesatkan masyarakat.

“Kopertis harus mendukung transparansi publik, sebab kelas jarak jauh sangat berbahaya bisa jadi menimbulkan penyesatan bagi masyarakat,” tegasnya.

Tambahnya, Kopertis seharusnya mengumumkan PTS yang ilegal, termasuk kelas jarak jauh yang menjadi perhatian khusus Kopertis. Nama-nama PTS ilegal itu wajib diketahui masyarakat luas, jangan terkesan dilindungi.

“Kalau Kopertis tidak mengumumkan PTS yang bermasalah, berarti Kopertis tidak menjalankan tupoksinya. Lagipula masyarakat berhak mengetahui PTS mana yang layak untuk diikuti,” tegas Mayjen.

Mayjen juga menganggap, tindakan Kopertis yang belum membeberkan nama-nama PTS itu merupakan tindakan pembodohan. Om-24

1 ping

  1. elmer

    .

    good.

Leave a Reply