• Nasdaq :3534.532+1.446 - +0.04%
  • UK Main Index :6625.25+41.08 - +0.62%
  • Australian All Ords :5444.800+32.200 - +0.59%
  • Australian 200 :5454.200+33.900 - +0.63%
  • AUS VS USD :0.9327
  • USD VS JPY :102.425
  • USD VS IDR :11420.00
  • WP Stock Ticker
Temui kami di: feed rss facebook twitter google+
|

UISU SM Raja Dilarang Terima Mahasiswa Baru & Menggelar Wisuda

Kampus Universitas Islam Sumatera Utara

 

Medan-ORBIT: Bencana yang menerpa Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Al Munawarrah seolah tak pernah henti.

Setelah kasus dugaan selingkuh Guru Besarnya, kini UISU Jalan SM Raja Medan diterpa masalah lebih pelik. Yakni, dilarang menerima mahasiswa untuk tahun akademik baru.

Kordinator Kopertis I Sumut Prof Dian Armanto, Jumat (5/7), mengatakan pihaknya tidak pernah mencabut ataupun membatalkan surat Koordinator Kopertis Wilayah I tertanggal 12 April 2010, Nomor :057/LI.2.1/PS/2010.

Surat itu berisi tentang larangan wisuda dan menerima mahasiswa baru atas nama UISU dan surat Nomor : 058/L.1.1.1/KP/2010, tertanggal 12 April 2010, Perihal: Mohon Bantuan Penghentian Wisuda dan Penerimaan Mahasiswa Baru Oleh Rektor Ilegal, yang ditujukan kepada Kapolda Sumut.

Dijelaskan, dalam surat itu disebutkan UISU Al Munawarrah mendapat larangan menggelar wisuda sarjana UISU bagi kampus Al-Munawwarah, Jalan SM Raja Medan.

Kemudian, larangan menerbitkan ijazah (seperti sertifikat kompetensi, gelar akademik, profesi dan atau vokasi atas nama UISU), larangan melaksanakan pendidikan tanpa izin bagi pengelola kampus Al-Munawwarah, Jalan SM Raja, Medan.

“Larangan itu ditujukan kepada akademik yang mengatasnamakan UISU, Jalan SM Raja, Medan (kampus Al-Munawwarah) yang pada waktu itu dipimpin oleh dr Chairul M Mursin SpA dan saat ini dipimpin oleh Prof Zulkarnain MSc PhD,” katanya.

Lanjutnya, bahwa ruh dari pelarangan tersebut adalah sesuai dengan Surat Mendiknas Nomor : 131/MPN/DT/2009, tertanggal 11 September 2009.

Artinya, berdasarkan Surat Mendiknas Nomor : 131/MPN/DT/2009 itu, pemerintah hanya mengakui akademik UISU yang berada di bawah kepemimpinan rektor yang pada waktu itu adalah Usman SE MSi (masa bakti 2007-2011) dan saat ini adalah Dr Ir Mhd. Asaad MSi (masa bakti 2011-2015) yang beralamat di Jalan Karya Bakti No.34, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Medan Johor.

Bila dicermati, kata Dian, surat penegasan Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Ditjen Dikti, Nomor: 3226/E2.2/2012, tanggal 16 Mei 2012, perihal Akreditasi UISU, yang merupakan penguatan terhadap Surat Mendiknas Nomor : 131/MPN/DT/2009, tertanggal 11 September 2009, sangat jelas bahwa dalam penegasan tersebut, Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen Dikti merujuk Surat Rektor UISU, Dr Ir Mhd Asaad, MSi, Nomor : 798/E/E.23/V/2012, tertangga 7 Mei 2012, kepada Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Minggu lalu, tepatnya tanggal 18 Juni 2013, Koordinator Kopertis Wilayah I telah menyurati Ketua BAN-PT, perihal Rekomendasi re-Akreditasi Program Studi UISU. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa rekomendasi diberikan kepada UISU yang terletak di Jalan Karya Bakti No.34, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Medan Johor,” ujarnya.

Dalam surat Koordinator Kopertis Wilayah I kepada Ketua BAN-PT tanggal 18 Juni 2013 tersebut merupakan penegasan yang mengadopsi surat Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Ditjen Dikti, Nomor : 3226/E2.2/2012, tanggal 16 Mei 2012, perihal Akreditasi UISU dan Surat Ketua BAN-PT Nomor : 929/BAN-PT/LL/2012, tertanggal 07 Juni 2012, perihal legalitas UISU di Medan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat Sumut agar memilih PTS yang legal,” kata Dian.

Terpisah, Rektor UISU Al Munawarrah Prof Zulkarnain mengatakan, Kopertis I Sumut-NAD tidak berwenang menentukan legalitas UISU. “Yang menentukan itu adalah pemerintah pusat,” kata Zulkarnain.

Disinggung mengenai ijazah, Zulkarnain justeru mengungkapkan soal ketakutan mahasiswa UISU. “Coba tanya dengan mahasiswa di sini, apakah mereka takut soal keabsahan ijazah. Sudah ya saya mau rapat,” tutup Zulkarnain. Om-18/Om-Jhon

facebook twitter

You must be logged in to post a comment Login