bennerorbit

«

»

Unsur Pidana Rasyid Rajasa Sudah Terpenuhi

Foto.Nasional.1 Rasyid Rajasa , Ist

 

JAKSA Penuntut Umum T Rahman membacakan Berita Acara Pemeriksaan terhadap keterangan saksi ahli hukum pidana Muzakir, sudah terpenuhi unsur pidana dan ditemukan kelalaian terhadap terdakwa Rasyid Rajasa.

“Unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 310 ayat 4 sudah terpenuhi, yaitu menabrak Luxio dari belakang,” kata T Rahman membacakan keterangan ahli Muzakir di persidangan Pengadilan Jakarta Timur, Kamis (28/2).

Menurut keterangan Muzakir yang dibacakan T Rahman, dalam Pasal 310 ayat 4 UU nomor 22 tahun 2009 disebutkan adanya unsur kelalaian pengendara sehingga menyebabkan kecelakaan dan menimbulkan korban.

Berdasarkan bukti dan fakta kejadian, menurut Muzakir mobil BMW menabrak Luxio dari belakang sehingga pintu Luxio terbuka.

Karena kejadian itu menurut Muzakir mengakibatkan seorang pria dan balita meninggal dan beberapa orang luka berat.

“Selain itu unsur tindak pidana dalam pasal 310 ayat 3 sudah terpenuhi, karena tabrakan menimbulkan luka berat,” ujar T Rahman saat membacakan keterangan Muzakir.

Menurut Muzakir, karena unsur pidana dalam pasal 310 ayat 3 dan 4 sudah terpenuhi maka terdakwa harus bertanggung jawab. Namun sikap terdakwa positif karena membantu korban saat kejadian.

Rahman juga membacakan keterangan ahli pidana Indriarto Senoadji yang menilai sudah ditemukan unsur pidana. Selain itu menurut dia ada unsur kelalaian terdakwa berupa kulva yang dijelaskan secara teoritis.

“Kalau dibacakan memang ada unsur pidana tapi ada sifat kulvanya apa yang tadi saya bacakan,” ujarnya.

Dalam persidangan dengan terdakwa Rasyid Rajasa pada Kamis (28/2) diagendakan pemanggilan dua ahli forensik dan dua ahli hukum pidana.

Namun JPU Rahman menjelaskan semua ahli berhalangan hadir karena itu Jaksa membacakan keterangan ahli yang sudah disumpah dalam BAP.

“Ahli hukum pidana Indriarto Senoajdi, Muzakir, dan ahli forensik dr Slamet Purnomo dan Widada semuanya tidak bisa datang,” ujarnya.

Menurut Rahman berdasarkan keterangan ahli forensik Slamet Purnomo ditemukan luka terbuka pada kepala korban bernama Harun dan luka lecet dibadan karena kekerasan benda tumpul.

Menewaskan Harun dan Raihan

Sedangkan untuk korban Raihan dari hasil forensik patah tulang, dan memar.

Sementara itu dr Widada memberikan keterangan dari korban Nung ditemukan luka terbuka di pelipis dan luka lecet salah satunya di lutut.

Untuk korban Rival ditemukan luka lecet di pinggang, punggung, dan tungkai kaki kiri.

Sebelumnya, dalam persidangan di Pengadilan Negei Jakarta Timur pada Kamis (14/2) Jaksa Penuntut Umum mendakwa Rasyid dengan dakwaan Primer Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp 12 juta.

JPU juga mendakwa Rasyid dengan dakwaan Subsider Pasal 310 ayat 3 jo Pasal 310 ayat 2 UU No 2/2009.

Sebelumnya, Rasyid yang mengendarai mobil bernomor polisi B-272-HR menabrak bagian belakang mobil ‘Luxio’ bernomor polisi F-1622-CY di Tol Jagorawi arah selatan KM 35.00, Selasa (1/1) sekitar pukul 05.45 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, lima orang terpental dari mobil yang dikendarai Frans Joner Sirait (37) hingga menewaskan Harun (57) dan M Raihan (14 bulan).Ant

Leave a Reply